Untuk menghubungkan kampung Baling Karang ke Kampung lain; satu satunya alternatifnya dengan menggunakan Getek [Boat gandeng bermesin dompeng].
“Anda bisa bayangkan, betapa kami sangat terpuruk. Meski sudah menyeberangi getek menuju kampung lain untuk sampai ke kota kabupaten kami harus berjibaku dengan lumpur dan debu jalan [berlumpur saat hujan dan debu saat kemarau]. Baju dan celana yang kami kenakan kuning karena debu saat kemarau, dan berlumpur saat musim hujan tiba,” kenang Jhony.
Minta Dibangun Jembatan Gantung
Hari ini Jhony sangat gembira, jalan yang dulunya berlumpur dan berdebu kini sudah beraspal mulus, saat menyerang kalau dulu menggunakan getek. Kini sudah terbangun jembatan gantung senilai Rp6,3 miliar upaya meretas keterisoliran.
Sebut Jhony, semua itu hasil kerja masyarakat, mendorong dirinya meminta ke kabupaten hingga ke provinsi bahkan ke pusat.
Tak sia sia usaha Jhony bersama anggota DPRK kabupaten, Provinsi. Meminta Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPR RI dari partai Golkar. Ilham Pangestu untuk membangun jembatan gantung di Kampungnya.

Dia didampingi Nora Idah Nita [Anggota DPRA Asal Aceh Tamiang dari partai Demokrat] pada awal tahun 2023 melobi Pokir Ilham Pangestu untuk membangun jembatan dimaksud.




