MENJEMPUT LAPAR DI NEGERI YANG TENGGELAM

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan ke Sekumur dengan Motor Boat.

Bantuan ke Sekumur dengan Motor Boat.

Investigasi Perjalanan Heroik Taryadi, SH, MH di Tengah Robohnya Ekologi Aceh Tamiang.

“Ini bukan semata bencana alam. Ini balasan alam atas kebijakan yang salah pada hutan, tambang, dan perkebunan.”

[TARYADI, SH, MH].

  • Negeri yang Runtuh dalam Sehari

TIDAK ada yang pernah membayangkan bahwa Aceh Tamiang akan runtuh hanya dalam satu hari.

BACA JUGA...  Talhah: Terima Kasih Sudah Membantu Kami, Bapak Polri

Pada 26 Desember 2025 itu, hujan yang turun selama delapan hari tidak sekadar menambah debit sungai [ia menggulung masa depan].

Dari hulu DAS Tamiang, air coklat bercampur lumpur meledak seperti mulut gunung yang memuntahkan dendam. Lalu, dalam hitungan jam, 12 kecamatan hilang dari peta. 216 kampung terseret air bah.

Bukan hanya rumah yang hilang, bukan hanya jalan, jembatan, atau sawah yang padam. Yang paling rapuh adalah harapan. Di bukit-bukit terjal yang menjadi tempat pelarian, ribuan warga bertahan dengan pakaian yang melekat di tubuh dan rasa lapar yang kian menggerogoti.

BACA JUGA...  Komitmen Pemulihan Pasca Bencana di Aceh Tamiang, dari Huntara ke Huntap

Data resmi mencatat; 58 orang meninggal dunia, 18 luka-luka 208.163 mengungsi, 90.185 bertahan di puing-puing rumah runtuh dan 632 titik pengungsian dibuka secara darurat.

Di balik angka-angka itu, terdapat wajah-wajah pucat, mata cekung, anak-anak menangis karena tak lagi punya botol susu ataupun roti kering untuk sekadar menipu rasa haus.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Saat penyerahan penghargaan oleh ketua IPAU kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:38 WIB

Muhammad Naufal Efendi mengepalkan tangannya sebagai simbol perlawanan atas kondisi ril SMRS yang kehilangan daya serapnya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Banjir Terus Mengancam

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:27 WIB

NEWS FEATURE

Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan Sejumlah Voters

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:51 WIB