Menjelajah Umah Pitu Ruang, Rumah Adat Gayo yang Sarat Filosofi dan Pesona Wisata Budaya

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Daya tarik lain yang tak kalah memikat adalah keberadaan ukiran dan motif Kerawang Gayo yang menghiasi bagian dinding, tiang, hingga ornamen rumah. Corak geometris yang khas tersebut bukan hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga mengandung pesan moral dan filosofi hidup masyarakat Gayo, seperti persatuan, keteguhan, kerja keras, serta keharmonisan dengan alam.

BACA JUGA...  Sensasi Jetski di Pantai Lampuuk, Wisata Favorit Gen Z yang Kian Digandrungi

Menelusuri Umah Pitu Ruang juga berarti menyusuri jejak sejarah panjang Kerajaan Linge, kerajaan tua yang memiliki peran penting dalam perjalanan masyarakat Gayo. Pada masa lampau, rumah adat jenis ini umumnya menjadi tempat tinggal para reje atau pemimpin adat. Karena itu, Umah Pitu Ruang kerap dipandang sebagai simbol kehormatan, kebijaksanaan, dan kepemimpinan dalam budaya Gayo.

BACA JUGA...  Pekan Raya Cahaya Aceh Telah Dibuka, yuk ke Taman Bustanussalatin

Hingga kini, wisatawan masih dapat menemukan rumah adat tersebut di beberapa wilayah seperti Kecamatan Linge, Kecamatan Lut Tawar, serta kawasan edukasi budaya di Museum Negeri Gayo. Keberadaannya menjadi pelengkap wisata Aceh Tengah yang selama ini lebih dikenal melalui kopi arabika Gayo dan pesona Danau Lut Tawar.

Beberapa lokasi yang dapat dikunjungi untuk mengenal lebih dekat budaya Gayo antara lain:

  • Museum Negeri Gayo, Aceh Tengah
  • Kecamatan Linge, Aceh Tengah
  • Danau Lut Tawar, Aceh Tengah
  • Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah
BACA JUGA...  Hutan Mangrove Langsa: Destinasi Ekowisata Kebanggaan Kota Langsa yang Mendunia

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB