Masyarakat adalah penjaga utama reusam dalam kehidupan sehari-hari. Dari keluarga, meunasah, hingga ruang sosial masyarakat, nilai-nilai adat harus terus diwariskan kepada generasi muda.
Kami di Komunitas Peduli Etnik Aceh berkomitmen untuk terus menjadi ruang pelestarian budaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui pendekatan edukatif, kami berupaya mengajak generasi muda kembali mencintai identitasnya sendiri—mulai dari fashion etnik, kuliner tradisional, bahasa daerah, hingga pemahaman adat yang benar.
Sebab budaya bukan sekadar warisan masa lalu. Budaya adalah identitas. Merawat budaya berarti menjaga jati diri bangsa agar tidak tercerabut dari akarnya sendiri.
Kalau bukan kita, siapa lagi?
Penulis : Irma Ibrahim, Anggota Komunitas Peduli Etnik Aceh




