Me-review Program Pertanian Aceh Selatan  dalam Konteks BASAGA 

Selasa, 4 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jadi, dapat disimpulkan bahwa produksi padi/beras lokal Aceh Selatan belum mampu memenuhi kebutuhan penduduknya.

Dalam kaitan itu, BPS dan pihak terkait lainnya, harus menyajikan data akurat atas hasil produksi padi dan kebutuhan penduduk. Sehingga tidak terjadi disparitas antara kebutuhan  dan  kemampuan real untuk menghasilkan produksi dan keekonomian yang melingkupinya.

BACA JUGA...  Ruang Digital di Tengah Luka Bencana

Segala kemungkinan bisa terjadi, untuk berbagai kepentingan.  Makanya harus  dicermati terhadap apa yang akan dilakukan dan direncanakan dalam membangun sektor pertanian, khususnya padi sawah.

Bukan sesuatu yang tabu, jika  pemerintahan Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Mirwan MS dan Wakil Bupati H. Baital Mukadis bisa me-review program BASAGA, baik dari segi  kelembagaan maupun segi tehnis implementasi di lapangan.

BACA JUGA...  Ketika Kepedulian Menyapa dari Pintu Pabrik

Apalagi, beberapa hari terakhir ini, sebagian kalangan di Aceh Selatan sempat “terperangah” atas kebijakan Bupati H. Mirwan MS melakukan kerjasama (MoU) dengan Bupati Abdya Dr. Safaruddin.

Dikutip dari Serambinews.com, Memorandum of understanding (MoU) itu terkait dengan penyediaan dan distribusi beras ke wilayah Aceh Selatan sebanyak 300 Ton/tahun .

Mudah-mudahan, MoU yang ditanda tangani bupati tidak akan mengganggu pelaksanaan program yang digadang-gadang sebagai program “emas” yang prioritas. Tetapi, sebaliknya dapat memperkuat program BASAGA menjadi ujud usaha holding yang profesional dan modern.

BACA JUGA...  HMI Tapaktuan: Gunakan Hak Pilih dan Jangan Golput  

Berita Terkait

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Aceh dan Janji yang Belum Tuntas
Menjemput Hak Warga di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terbaru

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB