May Day Aceh Tamiang 2026; Sawit, Buruh, dan Ketidakadilan yang Tak Boleh Lagi Dipelihara

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi digital art

Ilustrasi digital art

“Keuntungan Diprivatisasi, Penderitaan Buruh Dibebankan kepada Negara”

DALAM forum tersebut, Fadlon menyampaikan kritik keras terhadap sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Aceh Tamiang.

“Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah pengingat keras bahwa masih ada hak-hak pekerja yang diinjak-injak oleh sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Aceh Tamiang,” tegasnya.

Ia menilai, tidak boleh ada perusahaan yang memperoleh keuntungan besar dari sumber daya alam daerah, tetapi mengabaikan kesejahteraan pekerja serta kewajiban sosial dan hukumnya.

BACA JUGA...  Danlantamal I Belawan, Janjikan Armada Kapal Patroli Untuk Simeulue

Menurut Fadlon, DPRK menerima berbagai laporan terkait dugaan praktik perusahaan yang membayar upah pekerja di bawah ketentuan, tidak memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, bahkan membiarkan pekerja bergantung pada program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai pemerintah.

“Perusahaan menikmati hasil kekayaan alam Aceh Tamiang, tetapi beban sosial dan kesehatan pekerjanya justru dibebankan kepada negara dan pemerintah daerah. Artinya, keuntungan diprivatisasi, sementara penderitaan buruh diserahkan kepada pemerintah,” ujarnya.

BACA JUGA...  Bencana Demi Bencana, Rakyat Wajib Melawan Oligarki Sawit

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Hariyanto saat membaca amanat Panglima TNI pada upacara HUT TNI Ke-80 tahun 2026.

MILITER

Peringatan HUT TNI Ke-80, Veteran Terima Santunan 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah saat terima dana rehab pasar dari pemerintah pusat.

PEMERINTAHAN

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:05 WIB

Kondisi badan jalan yang sangat parah di atas lereng gunung di lintasan dua kecamatan Kluet Tengah dan Kluet Timur.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Senin, 5 Okt 2026 - 17:50 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) saat membaca amanat dihadapan para Forkompinda Aceh Utara terkait keberhasilan putra-putri Aceh Utara di tingkat daerah dan nasional dengan nada yang terharu dan terpancar dengan mata berkaca-kaca., Senin (5/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Menangis, Kafilah MTQ Aceh Utara Diguyur Apresiasi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB