KSPI Tuntut Kedubes Malaysia Penjarakan Polisi Penembak WNI Buruh Migran

Kamis, 30 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPI, Said Iqbal, saat dikonfirmasi oleh awak media.

Presiden KSPI, Said Iqbal, saat dikonfirmasi oleh awak media.

“Kita minta copot Menteri P2MI (Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia_red), nggak ada kerjanya dan Wamen. Wakil menteri dan menteri tidak ada kerjanya. Habis ini kita akan aksi ke mereka,” ungkap Said Iqbal.

Masih kata dia, ini kejadian yang sudah kesekian kalinya, bukan yang pertama kali. Saya sudah mencatat kesekian kali pekerja migran kita dibunuh. Kalau sekali lagi ini dibilang ilegal, harusnya di deportasi, dipulangkan atau dilakukan pendekatan hukum.

BACA JUGA...  Eks GAM Ditangkap Polisi di Bireuen, 1 Pucuk Softgun Disita

“Toh jutaan buruh ilegal di Malaysia. Kalau begitu, tembak aja semua buruh-buruh ilegal itu. Ini pasti ada persoalan seriu, unlawfull killing. Tanpa pengadilan, orang ditembak, dibunuh. Menteri nggak becus, copot itu menteri,” tukas Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Dikatakannya, kami meminta agar pemerintah Indonesia bukan hanya mengirimkan nota diplomatik tapi minta pertanggungjawaban daripada pemerintah Malaysia. Kalau perlu, pulangkan Tenaga Kerja Indonesia.

BACA JUGA...  Ketua BAZNAS Zainulbahar Sedia ke Aceh Selatan 

“Kalau tidak ada tenaga kerja dari Indonesia, saya tahu kok sebagai ILO Government Indonesia, lumpuh itu ekonomi Malaysia. Mereka butuh kita kok, pekerja migran, kenapa ditembak, kenapa dibunuh? Ini adalah waktu yang tepat setelah Bapak Presiden Prabowo bertemu dengan Anwar Ibrahim (PM Malaysia) dan Sultan Agung Malaysia, ini adalah waktu yang tepat untuk membenahi semua aturan yang terkait dengan hukum migran,” bebernya.

BACA JUGA...  Pencuri Gerayangi Bengkel, Ditangkap Polisi 

Berita Terkait

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan Permanen
Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA
Aceh Utara Bangkit: Pemkab Salurkan Rp11,2 Miliar Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan
Lewat Live Streaming, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat dari Pelosok Aceh Utara
Ruang Belajar Kembali Berdiri, TK Raudhatul Jannah Bangkit dari Bencana
Ayah Wa Mediasi Konflik PTPN dan Masyarakat Cot Girek

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan Permanen

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Lewat Live Streaming, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat dari Pelosok Aceh Utara

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan Permanen

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:20 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM

PEMERINTAHAN

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:06 WIB

Penulis buku Hukum Erlizar.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Erlizar Rusli Kupas Hukum

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:55 WIB