KSPI Tuntut Kedubes Malaysia Penjarakan Polisi Penembak WNI Buruh Migran

Kamis, 30 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPI, Said Iqbal, saat dikonfirmasi oleh awak media.

Presiden KSPI, Said Iqbal, saat dikonfirmasi oleh awak media.

“Termasuk upah minimumnya, termasuk hubungan kerjanya, termasuk perlindungan kerjanya. Buruh migran, bukan kesalahan buruh migran Indonesia. Buruh Migran Indonesia yang ada di luar negeri, kesalahan pemerintah yang tidak bisa menyediakan lapangan kerja. Siapa yang mau kerja jadi TKI tinggalkan keluarga, karena tidak ada ketersediaan lapangan pekerjaan maka mereka pergi ke luar negeri,” imbuh Said Iqbal.

BACA JUGA...  Polisi Berhasil Ungkap Tabir di Balik Pembunuhan Berencana di Aceh Tenggara

Lanjut dia, bila di depan Kedubes Malaysia ini tidak mau mendengar, langkah kami pertama adalah Partai Buruh dan KSPI akan melakukan laporan ke ILO terhadap pelanggaran Konvensi ILO tentang buruh migran. Saya nanti akan minta sidang ILO, nanti bulan Juni.

“Kedua, kami bawa ke Mahkamah Internasional karena ini pembunuhan, unlaw killing full yaitu pembunuhan yang terjadi tanpa ada kesalahan melalui proses pengadilan, ke Mahkamah Internasional. Yang ketiga, kami akan aksi besar-besaran. Ini baru sedikit, kita akan besar-besaran tiap hari di Kedutaan Malaysia. Sampai dicopot Menteri P2MI dan polisi Malaysia di penjara. Bila polisi Malaysia tidak dipenjara melalui Kedubes ini, kami akan mengirim surat tertulis, kami akan melakukan demo setiap hari sampai polisi Malaysia itu dipenjara. Mereka membunuh!” tukasnya jelas.

BACA JUGA...  Polisi Gelar Baksos dan Bakkes di Hari Bhayangkara, 500 Paket Sembako Disalurkan Kepada Masyarakat 

Berita Terkait

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB