Ketika Pena dan Pengawasan Bertemu

Kamis, 9 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Ketika Pena dan Pengawasan Bertemu.

Ilustrasi: Ketika Pena dan Pengawasan Bertemu.

Di sisi lain, hubungan baik antara instansi pemerintah dan media adalah kunci dalam membangun kepercayaan publik.

Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, menyambut baik kunjungan tersebut. Baginya, sinergi dengan insan pers bukan hanya penting, tapi sudah menjadi kebutuhan dalam era keterbukaan informasi saat ini.

“Tugas kami di Bea Cukai tak lepas dari dukungan media. Melalui berita dan liputan para wartawan, masyarakat bisa memahami apa yang kami kerjakan — dari pengawasan hingga pelayanan publik,” ungkap Dwi dengan nada apresiatif.

Dwi juga menyoroti peran media dalam memperkuat edukasi publik, terutama di tengah pesatnya arus informasi digital. Menurutnya, media berperan sebagai penyeimbang dan pengawal transparansi.

BACA JUGA...  Menelusur ‘Langkah Kaki’ Perambah Hutan Bakau di Muara Hilir Sungai Tamiang

“Di era digital ini, informasi mengalir begitu cepat. Tapi justru di situlah peran media menjadi penting: menyaring, mengklarifikasi, dan menyalurkan informasi yang benar,” tambahnya.

Silaturahmi tersebut juga membuka ruang komunikasi strategis. Erwan berharap, hubungan ini bisa berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata; termasuk ketika Bea Cukai melakukan pemusnahan barang hasil penindakan, agar kegiatan serupa ke depan bisa dilakukan di wilayah Aceh Tamiang.

BACA JUGA...  Belajar Dari ‘Gamer’ Hempang Penyebaran COVID-19

“Kami berharap pertemuan ini bukan yang terakhir. PWI siap menjadi mitra Bea Cukai dalam menyebarluaskan informasi kebijakan publik dan kegiatan pelayanan negara,” tutur Erwan menutup pertemuan.

Di balik obrolan ringan dan tawa hangat itu, tersirat makna besar: sinergi antara pengawal informasi dan penjaga pintu ekonomi bangsa. Wartawan dan aparat Bea Cukai, meski berbeda peran, memiliki satu tujuan [menghadirkan negara yang hadir melalui transparansi dan pelayanan yang akuntabel].

BACA JUGA...  KAYU HANYUT DAN NEGARA YANG TERLAMBAT

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB