HUKOM  

Kapolda Aceh Buka Secara Resmi Latpraops Ketupat Seulawah 2023

Kapolda Aceh Irjen (Pol) Ahmad Heydar sedang menyematkan pita tanda dimulainya pelatihan.(Photo/Media Aceh/Istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Kapolda Aceh Irjen (Pol) Ahmad Haydar membuka secara resmi pelatihan pra operasi (Latpraops) Ketupat Seulawah tahun 2023 di Aula Ditlantas Polda Aceh, Lamteumen, Kota Banda Aceh, Kamis, (13/4).

Latparops ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dan pembekalan personel yang terlibat operasi dalam rangka mewujudkan Sitkamtibmas kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1444 Hjriah tahun 2023.

Dalam sambutannya, Ahmad Haydar mengatakan, pada tahun 2023 akan terjadi lonjakan aktivitas masyarakat yang melaksanakan mudik. Diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 19 April 2023 dan akan terus meningkat hingga 21 April 2023, sedangkan puncaknya arus balik diprediksi terjadi pada 26 April mendatang.

BACA JUGA...  Kapolda Aceh Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Bireuen

Berdasarkan hasil survey badan kebijakan transportasi, jumlah pemudik tahun 2022 sebanyak 85.5 juta orang, sedangkan pada 2023 diperkirakan 123.8 juta orang. Artinya, terjadi peningkatan 38.3 juta orang atau naik 44,79 %.

“Berdasarkan hasil survey, terdapat kenaikan jumlah pemudik pada tahun 2023 sebesar 44,79 %. Karenanya Presiden Jokowi telah mengingatkan semua pihak untuk mengantisipasi lonjakan dan mengkalkulasi dengan matang persiapan mudik lebaran 2023,” kata Ahmad Haydar sebagaimana dikutip Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru melalui Kasubag Humas Polres Aceh Selatan AKP Adam S, Kamis, (13/4).

BACA JUGA...  Forkab Aceh: Selamat Datang Brigjen Pol Wahyu Widada di Aceh

Selain itu, Mantan Kapuslabfor Polri itu juga mengutarakan, berdasarkan data anev Kamseltibcarlantas pada Operasi Ketupat Seulawah sebelumnya, pelanggaran lalu lintas tahun 2021 sebanyak 12.267 kasus, sedangkan tahun 2022 sebanyak 6.273 kasus. Kemudian, tahun 2021 sebanyak 54 kasus dan tahun 2022 73 kasus. Artinya terjadi penambahan 19 kasus atau 35%.

Data menunjukkan,  korban meninggal dunia pada tahun 2021 sebanyak 9 jiwa, sedangkan tahun 2022 mengalami kenaikan signifikan sebanyak 31 jiwa.

BACA JUGA...  Bupati Harus Bersikap Netral Konflik di Dalam Tubuh Hipmasil

Ahmad Haydar menekankan, agar  personel yang melaksanakan operasi tetap  mempedomani Renops yang telah disusun oleh Polda dan Polres sebagai acuan agar substansi operasi sesuai sebagaimana yang telah ditetapkan.

Kemudian me-mapping potensi kerawanan kemacetan, laka lantas, dan tindak pidana serta bencana, sehingga penggelaran personel dan cara bertindak tepat sasaran.

“Selalu jalin komunikasi dan koordinasi antar stakeholder, serta melaksanakan Latpraops maupun latihan parsial masing-masing satgas untuk mensimulasikan skenario, contohnya simulasi saat terjadi kemacetan parah,” pinta Kapolda Aceh.(Maslow Kluet).