Bupati Harus Bersikap Netral Konflik di Dalam Tubuh Hipmasil
SINGKIL (MA) – Bupati Kabupaten Aceh Singkil harus bersikap netral untuk menengahi konflik di dalam tubuh Himpunan Mahasiswa Aceh Singkil (Hipmasil) terkait dualisme kepengurusan.
Demikian kata Wawan Setiawan perwakilan enam kecamatan; Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Singkohor, Kota Baharu dan Danau Paris pada mediaaceh.co.id via aplikasi WhatsApp, Mimggu, 23 Januari 2022 di Singkil.
Konflik yang terjadi di Hipmasil tidak lepas dari ketegasan bupati Aceh Singkil yang menetapkan 2 SK Pejabat dengan 2 orang yang berbeda.
Hipmasil sampai saat ini belum ada titik temu (solusi) terkait konflik yang terjadi di tubuh pengurus. Dan ada beberapa peguyuban kecamatan sudah menyatakan sikap, dan akan membuat secara aklamasi. Ini tentunya akan membawa konflik yang berkepanjangan nantinya di tubuh Hipmasil.
Wawan menyatakan sikap supaya Bupati Aceh Singkil selaku bapak nomor satu dan penetapan SK Hipmasil, agar tetap netral dan menjadi penengah konflik yang terjadi ditubuh Hipmasil.
“Kami tidak ingin jika ada oknum-oknum yang ingin naik menjadi ketua Hipmasil tidak dapat mengayomi semua mahasiswa Aceh Singkil yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar, kami yakin dan percaya, bahwa bupati Aceh Singkil akan menjaga dan mengayomi generasi muda (Agent of change) Aceh Singkil,” tegas Wawan. [Syawaluddin].





