JKA: Ibarat Buah Simalakama

Rabu, 29 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemerhati kebijakan publik-berprofesi  ASN- yang tidak ingin disebutkan identitasnya, mengatakan, JKA seperti “buah simalakama”, dimakan mati emak, tidak di makan mati ayah. Maksudnya karena adanya keterbatasan ruang fiskal (anggaran) dan validitas data kemiskinan, sehingga berbenturan dan dan memakan dua korban sekaligus. Pahit memang pilihannya.

Mengapa dua poin tadi menjadi inti dari kisruh Pergub Nomor 2/2026 tentang JKA.

BACA JUGA...  Gugatan Banding Diterima, Forkab Aceh Apresiasi Mantan Kepala BPKS Sabang

Pertama, faktor anggaran atau tekanan fiskal, di mana Pemerintah Aceh memang sedang dalam tekanan besar pasca penurunan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang kini tinggal 1% dari plafon Alokasi Umum (DAU) Nasional.

Kedua, persoalan membayar premi asuransi (beban premi) untuk seluruh rakyat Aceh (sekitar 5,4 juta jiwa) membutuhkan triliunan rupiah per tahun.

BACA JUGA...  Nasib Malang Naskah Arab Melayu - Jawi

Di satu sisi, Pergub Aceh tahun 2026 itu,  sebenarnya adalah upaya pemerintah Aceh untuk “menambal kebocoran” anggaran dengan cara hanya menanggung warga yang masuk kategori miskin (Desil 1-7).

Namun, pada bagian lain, terutama bagi DPRA, efisiensi tidak boleh mengorbankan hak dasar yang sudah dipayungi oleh qanun.

Lalu kemudian, muncul faktor data yang belum siap. Inilah yang menjadi poin keberatan utama Ketua DPRA Zulfadhli, di mana,  menggunakan data desil (1-10) untuk menentukan siapa yang berhak sehat adalah langkah berisiko tinggi di Aceh.

BACA JUGA...  MENYUSURI PUING, MENGGENGGAM HARAPAN

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
Dari Ruang Curhat
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB