oleh

Jembatan Beurandang Tunggu Makan Korban Baru Di Perbaiki

LANGSA (MA) – Jembatan di lintasan Rantau Peureulak – Lokop tepatnya di Gampong (desa) Beurandang, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Rusak parah, sisi ujung jembatan turun akibat adboment penahan rangka jembatan tidak kuat atau ada indikasi dikerjakan asal jadi.

Kondisi tersebut menyulitkan pengguna jalan saat melintas jembatan tersebut perlu kehati-hatian. Sebab bahu jembatan miring. Apalagi talut penahan badan jalan naik ke jembatan, semakim hancur dan belum ada tanda-tanda diperbaiki oleh dinas pekerjaan umum propinsi aceh.

Akibatnya, badan jalan yang telah diaspal turun dan hancur hanya sisa tanah timbun. “Rusak jembata ini akibat pembangunan yang dilaksanakan oleh rekanan tidak profesoinal terkesan asal jadi, bukan sedikit anggaran negara disiapkan membuat jembatan itu dihabiskan. Padahal baru selesai dibangun akhir 2018 lalu, tapi sudah rusak,” jelas direktur Lembaga Bantuan Hukum Reclaseering Indonesia cabang propinsi Aceh, Sofyan Shuri di langsa, Selasa, 3 Maret 2020.

Jika talut penahan badan jalan pada posisi tanjakan ke atas jembatan tak segera diperbaiki, maka dikhawatirkan talut telah rusak parah itu dan badan jalan ikut longsor, sehingga transportasi merasa was-was jika melintas di atas jembatan tersebut.

Sofyan Shuri, menambahkan,jika jembatan ini tidak segera di perbaiki asumsi kami bahwa pada saat pembangunan jembatan Beurandang tidak di awasi oleh konsultan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Tuang Propinsi Aceh sepertinya keduanya kurang tanggung jawabnya,akhiri Sofyan Shuri. (Mustafa)

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..