Dari Hijau Jadi Benteng Alami.
PROGRAM penghijauan ini menjadi bukti bahwa Pertamina EP Rantau Field, sebagai bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), tak ingin berpaling dari tanggung jawab untuk menjaga pesisir.
Salah satu titik pentingnya adalah kawasan mangrove di Kuala Pusung Cium [hamparan bakau yang selama ini menjadi benteng alami bagi warga setempat dari abrasi dan gelombang besar].
“Program ini adalah implementasi dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) bidang lingkungan, sesuai arahan SKK Migas. Karena itu, kolaborasi para pemangku kepentingan menjadi sangat penting agar program dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Iwan Ridwan Faizal, Manajer CID Regional 1 Pertamina Hulu Rokan, yang sejak awal ikut memantau proses pendampingan di lapangan.
Iwan menyadari bahwa pelestarian mangrove bukan semata pekerjaan menanam bibit, tetapi merawat harapan.
Ia menaruh harapan besar pada kekuatan kolaborasi antara warga pesisir, komunitas lingkungan, dan para relawan yang selama ini bekerja dalam senyap.
“Bila kebersamaan ini terus dijaga,” katanya pelan, “pelestarian lingkungan akan menjadi warisan yang dirasakan langsung oleh generasi mendatang.”
Menanam Harapan di Tanah yang Pernah Dikhianati.


![‘Investasi Bumi’ di Ujung Kuala Pusung Cium Tamiang. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Awelatam].](https://mediaaceh.co.id/wp-content/uploads/2025/11/Compress_20251116_142123_3606-scaled.jpg)












