‘Investasi Bumi’ di Ujung Kuala Pusung Cium Tamiang

Minggu, 16 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‘Investasi Bumi’ di Ujung Kuala Pusung Cium Tamiang. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Awelatam].

‘Investasi Bumi’ di Ujung Kuala Pusung Cium Tamiang. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Awelatam].

Rehabilitasi Hutan Mangrove.

MENANAM kembali di area terdegradasi, mengembalikan struktur tanah, dan memastikan bibit bertahan.

Konservasi & Perlindungan.

MENCEGAH penebangan liar, mengawasi pencemaran, dan menguatkan fungsi kawasan lindung.

Pengawasan & Penegakan Hukum.

TANPA pengawasan, mangrove akan kembali hilang. Di Aceh Tamiang, mangrove tak hanya rusak [ia dibunuh].

BACA JUGA...  Tamiang dan ‘Lubang tak Berdasar’

Pendidikan & Penyuluhan,

MENGUBAH pola pikir masyarakat agar melihat hutan mangrove sebagai aset, bukan komoditas yang bisa ditebang.

Pemberdayaan Masyarakat: Nelayan, ibu rumah tangga, pemuda kampung [semua harus terlibat]. Mereka yang tinggal di kawasan itulah yang paling tahu derita kehilangan hutan.

Penelitian & Pengembangan: Mengetahui tipe tanah, jenis mangrove yang cocok, hingga karakter ombak.

BACA JUGA...  Erman Minta Maaf, BPBD Aceh Tamiang Tegaskan Mekanisme Bantuan Sesuai Aturan

Pembentukan Kawasan Konservasi: Agar ada wilayah yang secara hukum dilindungi, tidak bisa diutak-atik.

Kolaborasi & Kerja Sama: Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perusahaan tidak bisa bekerja sendiri, lembaga masyarakat pun tidak bisa bertahan sendiri.

“Dengan upaya-upaya ini, kita bisa mengembalikan fungsi awal hutan mangrove dan menjaga biosfer serta biota laut,” kata Sayed.

Mangrove: Penjaga Terakhir di Garis Pantai.

BACA JUGA...  Ayah Wa Terima Bantuan Meugang dari Presiden Prabowo, Ini Jumlah Anggarannya

Berita Terkait

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Berita Terbaru

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Senin, 24 Agu 2026 - 20:24 WIB