Erman Minta Maaf, BPBD Aceh Tamiang Tegaskan Mekanisme Bantuan Sesuai Aturan

[Erman. Pembuat Video].

“Saya menyadari bahwa apa yang saya sampaikan adalah kesalahan. Saya memohon maaf kepada Bupati Aceh Tamiang dan seluruh masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.”

  • Video di media sosial picu kegaduhan publik, pemerintah luruskan alur penyaluran bantuan pascabencana yang tidak melalui kas daerah.

DINAMIKA informasi di media sosial kembali memicu polemik di tengah masyarakat.

BACA JUGA...  FPRB Aceh Hadirkan Harapan di Tengah Bencana: Bantuan Alat Penyaringan RO Diserahkan ke 5 Titik di Aceh Tengah

Sebuah video yang diunggah oleh seorang warga bernama Erman, dari Kampung Tanjung Karang, menimbulkan kegaduhan setelah memuat pernyataan yang dinilai tidak pantas terhadap Bupati Aceh Tamiang.

Konten tersebut menyebar luas dan memengaruhi persepsi publik terkait proses penyaluran bantuan pascabencana.

ERMAN akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia.

Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui video yang diunggah pada 13 April 2026 di media sosial, sebagai bentuk penyesalan atas ucapan yang sebelumnya dinilai mengandung ujaran kebencian.

BACA JUGA...  Bukhari Antar Bantuan H. Abdul Wachid dan TA Khalid untuk Siswa SDN 7 TJA

Dalam pernyataannya, Erman mengakui bahwa apa yang disampaikannya telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Ia juga menyadari bahwa narasi yang berkembang akibat videonya berpotensi menciptakan opini yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.