Dalam situasi pemulihan pascabencana, kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas program bantuan.
Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kebijakan publik.
Menurutnya, klarifikasi dan verifikasi informasi menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat merugikan banyak pihak.
Sementara itu, permintaan maaf yang disampaikan Erman diharapkan dapat meredakan ketegangan yang sempat muncul di tengah masyarakat.
Kesadaran untuk mengakui kesalahan dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga kondusivitas sosial di daerah.
Iman Suhery (Kaban BPBD Aceh Tamiang): “Pemerintah daerah hanya bertugas melakukan pendataan dan verifikasi. Penyaluran bantuan sepenuhnya mengikuti mekanisme dari pemerintah pusat dan tidak melalui kas daerah.”
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak tentang dampak besar dari informasi yang disebarkan di ruang digital.
Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, akurasi informasi dan tanggung jawab dalam bermedia sosial menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat, transparan, dan akuntabel. [].





