​Secercah Harapan untuk Darul Aitam: Saat Sepatu Baru Menghapus Trauma Banjir di Pidie Jaya

MEUREUDU | MA Bagi anak-anak di Panti Asuhan Darul Aitam, Meureudu, Pidie Jaya, banjir bandang yang menerjang beberapa waktu lalu bukan sekadar air yang masuk ke ruang tidur mereka. Banjir itu membawa pergi harapan mereka untuk bersekolah dengan layak setelah sepatu, tas, dan buku-buku mereka hancur terendam lumpur dan hanyut terbawa arus.

BACA JUGA...  ​Pulihkan Senyum Pidie Jaya, Relawan ASDP Terjang Lumpur di Gampong Seunong

​Namun, duka di wajah para anak yatim itu perlahan berganti dengan binar bahagia pada Jumat (16/01/2026). Sebuah gerakan kemanusiaan yang cepat dan tepat sasaran hadir menjadi jawaban atas doa-doa mereka.

​Cerita bermula saat Pimpinan Panti Asuhan Darul Aitam menghubungi seorang relawan lokal bernama Fajri. Ia menceritakan kondisi darurat yang dialami anak-anak asuhnya yang sangat membutuhkan sepatu dan kelengkapan sekolah untuk bisa kembali melanjutkan pendidikan pasca-bencana.

BACA JUGA...  Tiga Pegawai DPMPTSP Nakertrans Pidie Jaya Dilantik Sebagai Pj Geuchik

​Bak gayung bersambut, informasi ini segera direspons oleh Yayasan Saluran Internasional atau International Channel Foundation (YSI-ICF). Tanpa birokrasi yang rumit, yayasan ini langsung menyanggupi dan bergerak menuju titik lokasi bencana di Meureudu pada pertengahan Januari 2026 ini.

​”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kepedulian dari tim Yayasan Saluran Internasional benar-benar nyata dan cepat dalam membantu anak-anak yatim di sini yang memang sangat terdampak banjir,” ujar Fajri saat mendampingi penyaluran bantuan berupa sepatu, tas, buku, hingga alat tulis baru.