Di Persimpangan yang Bernama Nilai.
Negeri Empat Penjuru Pintu Angin bukan hanya kisah Yunani, bukan pula sekadar alegori sejarah.
Ia adalah cermin bagi setiap bangsa yang tengah mencari arah di tengah badai modernitas.
Pandangan Dr. Usman Lamreung bukan sekadar kritik, melainkan ajakan. Agar kita menata ulang kompas moral dan sosial bangsa ini.
Karena tanpa arah nilai, kemajuan hanya akan membawa kita berputar [di tengah angin yang bertiup dari segala penjuru, tanpa tujuan yang pasti]. [].




