Guru SMPN 7 Lhokseumawe Lintasi Banjir

Jumat, 4 Desember 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Rizky

Lhokseumawe (MA) – Selesai melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah guru SMPN 7 Lhokseumawe pada Jum’at (4/12/2020) pulang melintasi banjir dengan berjalan kaki. Kondisi itu akibat diguyur hujan deras sejak pagi tadi hingga waktu pulang sekolah.

Dilokasi terlihat sebagian guru dan murid meninggalkan kendaraan nya di parkiran sekolah, mengingat kondisi jalan di lokasi tersebut banyak yang rusak dan berlubang.

BACA JUGA...  Fokus Benahi sektor pariwisata, Reza Fahlevi ingin Datangkan Lebih banyak Wisatawan di 2024.

Hal itu dilakukan karena khawatir terjatuh digenangan banjir, serta untuk menghindari mesin kendaraan agar tidak mogok bila menembus banjir yang hampir mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Mereka memilih melintasi banjir dengan berjalan kaki untuk mendapatkan jasa tukang becak diseberang jalan. Lalu kembali sore hari setelah banjir mulai sedikit surut untuk mengambil kendaraan mereka.

BACA JUGA...  Kerawang Gayo, Warisan Budaya Aceh yang Menyulam Filosofi Kehidupan dalam Setiap Motif

Hanifah salah satu guru yang ditemui awak media mengatakan, kondisi seperti itu sudah berlangsung cukup lama setiap hujan deras turun, namun hingga saat ini belum kunjung diperbaiki.

Sambung Hanifah, “Kami berharap agar kedepannya Pemerintah Kota Lhokseumawe lebih mengutamakan perbaikan jalan dan saluran yang berlokasi di Jln. Mesjid Cunda”. Katanya.

Berhubung jalan di lokasi ini dilintasi oleh orang banyak, khususnya siswa sekolah. Jadi kita berharap jalan ini bisa segera diperbaiki. Pungkasnya.(*).

BACA JUGA...  Majukan Ekonomi dan Wisata Pemko Sabang Gelar Car Free Day

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB