“Persoalan membebaskan masyarakat pedalaman Aceh keterisoliran itu satu hal penting untuk mengoptimalkan aksesibilitas, namun hal lainnya yang patut dikawal oleh masyarakat wabil khusus elemen mahasiswa dan pemuda yakni tingginya potensi terjadinya pelangaran hukum berupa korupsi dalam kegiatan tersebut. Sehingga kita meminta KPK untuk tidak sungkan-sungkan membongkar indikasi gurita Korupsi pengadaan 14 ruas jalan berkedok membuka isolasi ini,” jelasnya.
Laporan | Syawaluddin
BANDA ACEH (MA) – Ada empat indikasi korupsi besar dan satu anggaran siluman yang harus diusut tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Kata Koordinator Kaukus Peduli Aceh (KPA), Hasbar; adalah pengadaan Kapal Aceh Hebat. Secara umum, kegiatan yang bersumber dari APBA ini bermanfaat untuk mempermudah akses masyarakat kepulauan di Aceh.
Tapi sangat disayangkan dibalik semua itu ternyata ada indikasi korupsi yang mesti dibongkar oleh KPK. “Anggaran mencapai 178 M untuk pengadaan kapal Roro berlabel Aceh Hebat itu kini mulai menjadi perhatian lembaga anti rasuah, KPK. Pasalnya disinyalir adanya indikasi korupsi yang tentunya sangat merugikan rakyat Aceh,” jelas Hasbar pada mediaaceh.co.id. Jumat, 25 Juni 2021 di Banda Aceh.




