Dukung Pariwisata Sabang, Terawah dan Dispar Aceh Kampanyekan Toilet Bersih

Kamis, 21 November 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (MA) – Dalam rangka mendukung meningkatnya kunjungan wisatawan ke Sabang, Komunitas Hijau Terawah dan Dinas Pariwisata Aceh, melakukan penganugerahan Aksi Sapta Pesona kampanye toilet bersih 2019, bagi seluruh Homestay yang ada di Sabang, Rabu malam (20/11/19) di Mata Ie Resort.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Aceh melalui Kabid Pengembangan Destinasi wisata Muzakkir, ST, MT mengatakan, toilet bersih sudah dilakukan secara general dan berbicara tentang urusan pariwisata sebenarnya sudah selesai dilakukan.

Sebenarnya berbicara soal pariwisata sudah selesai, sekarang tinggal saja kegiatan yang selama ini kita tinggalkan padahal itu penting, maka kini kita coba melalui gagasan bersama dengan terawah untuk membuat kegiatan ini, menurut kami bagian terpenting adalah sebuah destinasi atau tujuan wisata, kata Muzakkir.

BACA JUGA...  Wapres Jusuf Kalla Resmi Buka Event Sail Sabang 2017

Diterangkan, Sabang masuk di cluster pertama pariwisata Aceh yang telah menjadi prioritas utama, karena Sabang sudah menjadi ikon bagi Aceh, sebab selain dari Danau Laut Tawar di Takengon dan wisata Pulau Banyak, Aceh Singkil.

“Kita harapkan setelah kampanye toilet bersih homestay 2019 ini, maka untuk kali ketiga pada tahun depan akan ada toilet bersih Mesjid, Meunasah, dan Mushalla, sebagai upaya kita untuk wujudkan wisata halal,” terangnya.

Sementara Asisten II Sekdako Sabang Drs Kamaruddin mengawakili Wali Kita dalam arahannya mengatakan, toilet adalah salah satu sarana pariwisata, dan ada tiga hal yang penting dalam pariwisata yaitu, dapur, kasur, dan sumur, tentunya kalau tidak ada ketiga ini wisatawan tidak akan senang serta sulit untuk maju.

BACA JUGA...  Acara Penututupan Sail Sabang Tanpa Dihadiri Pejabat Teras

Karena toilet masuk ke dalam kategori sumur, dapur dan termasuk kategori restoran atau rumah makan, dan kasur masuk ke kategori infrastruktur hotel atau penginapan, makak jika ingin homestay disenangi wisatawan, tentunya harus melengkapi ketiga hal tersebut, kata Kamaruddin.

Ditambahkan, tidak ada orang yang datang kalau disuatu daerah itu makanannya tidak enak, sarana penginapan tidak bagus seperti ranjang tidak rapi, maka jika semua itu kurang bagus serta toilet yang tidak bersih, sudah barang pasti pengunjung tidak akan nyaman.

BACA JUGA...  Majukan Wisata Melalui Musik Forkopinda Kota Sabang Lakukan Coffe Night

Penghargaan pada perlombaan malam ini jangan di maknai sebagai untuk mendapat hadiah, semata tapi toilet bersih merupakan sarana untuk membuat para tamu menginap d homestay kita menjadi lebih betah dan ingin berkunjung lagi ke Sabang.

“Mudah-mudahan menjadi program amal, bukan hanya program kedinasan, nanti pada tahun 2020 ada lagi yang dilakukan. Sehingga, semua toilet-toilet yang ada di Sabang sudah bersih semuanya,” ujarnya.(Jalal)

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:29 WIB

Pengurus dan anggota PWI Simeulue berdiskusi dengan kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin pada acara perpisahan di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang, Kamis sore, 22 Oktober 2026. (Foto: Ricky PWI Simeulue)

RAGAM BERITA

Nasir Nurdin Silahturahmi, PWI Simeulue: Dua Periode 

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:20 WIB

RAGAM BERITA

PSI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik 

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:11 WIB

Kakankemenag Aceh Utara H. Fadli, S. Ag., M. Si.

PEMERINTAHAN

Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:19 WIB