Di Balik Loreng Biru; Percakapan tentang Pengabdian dan Keberanian

Brigif; Pengabdian tanpa batas [mediaaceh.co.id | Laung].

Tetapi bagi para personel Brimob, soliditas adalah sesuatu yang sangat personal. Ia adalah pegangan di tengah operasi berisiko tinggi. Ia adalah keyakinan bahwa rekan di samping tidak akan meninggalkan mereka saat bahaya datang tiba-tiba.

Kapolda menegaskan bahwa Brimob tidak berdiri sendiri. “Batalyon B Pelopor adalah bagian dari keluarga besar Polda Aceh. Kekuatan kalian tidak hanya untuk Brimob, tetapi untuk seluruh masyarakat.”

BACA JUGA...  Mampukah Partai Aceh di Pileg 2024 Mendominasi Parlemen Lagi?

Kata “keluarga” yang digunakan Kapolda bukan pilihan sembarangan. Bagi mereka yang bertugas jauh dari rumah, institusi memang menjadi keluarga kedua. Disanalah mereka berbagi tawa, cemas, luka, keberanian.

Napas Pengabdian yang Selalu Diperbarui.

PLT. Danyon B Pelopor, Kompol Muzakkir, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya atas kedatangan Kapolda. Wajahnya terlihat penuh kebanggaan, tidak hanya sebagai pimpinan, tetapi sebagai seseorang yang mengetahui betul betapa kerasnya personel bekerja.

BACA JUGA...  Polisi Menyantuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian Sosial

“Kunjungan ini menjadi energi besar bagi kami. Semangat moril personel meningkat. Mereka merasakan kepedulian dan perhatian dari pimpinan tertinggi kami.”

Di antara barisan itu, ada personel yang baru beberapa hari kembali dari operasi penanganan konflik. Ada pula yang sempat merasa bahwa tugas-tugas mereka terlalu berat untuk ditanggung. Tetapi pagi itu, mereka berdiri lebih tegak, seakan bahu yang lelah kembali kokoh.