“TMMD menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, meningkatkan ketahanan nasional, serta menumbuhkan kesadaran sosial kita bersama,”
[Iskandar Usman Arfalaky].
- Kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di Kecamatan Birem Bayeun diproyeksikan mempercepat pembangunan infrastruktur dasar sekaligus memulihkan denyut ekonomi warga pascabanjir bandang.
TERIK MATAHARI siang menyelimuti hamparan lapangan di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Rabu, 22 April 2026. Di tengah barisan rapi prajurit TNI, personel Polri, aparatur pemerintah daerah, hingga masyarakat yang memadati lokasi upacara, semangat membangun desa terasa begitu kuat.
Di tempat itulah, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama Kodim 0104/Aceh Timur resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026. Program lintas sektor tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pemulihan wilayah yang sempat terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfaraky, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Mengenakan seragam dinas putih, ia berjalan meninjau barisan pasukan sebelum upacara dimulai. Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan.





