“Ini bukan soal LPSE saja dan lagi baru-baru ini Pemerintah Aceh telah menyayangi paket dan tender yang angkanya capai kurang lebih Rp 660 Miliyar, nah hal ini harus di awasi jangan sampai ada permainan dan kecurangan dalam merealisasikan anggaran itu,” sebut massa Mahasiswa.
Para mahasiswa mendesak Asisten II Sekda untuk segera menfasilitasi audiensi dengan Pj Gubernur Aceh agar petisi diterima dan pengawalan terlaksana.
“Jika bapak tidak mampu mendatangani petisi, maka izinkan kami untuk bertemu Pj Gubernur untuk menjelaskan tujuan dan tuntutan kami, dan bisa terus mengawasi kinerja pemerintah kami, ” demikian massa aksi.(R).















