BANDA ACEH (MA) – Usai seruduk kantor DPR Aceh, massa mahasiswa kembali mendemo kantor Gubernur Aceh terkait kinerja Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) yang selama ini disinyalir menjadi biang masalah atas hambatan dan realisasi dana Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA).
Aksi itu berlangsung pada Rabu siang, (08/05/2024).
Sebagai pemuda Aceh mereka resah akan gagalnya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang hanya 122 hari lagi, oleh karenanya, massa nahasiswa mengultimatum Pejabat (Pj) Gubernur Aceh untuk segera mencopot atau mengganti kepala BPBJ demi mempercepat realisasi APBA.
Rentetan persoalan masalah tender proyek hingga rusaknya fasilitas publik yaitu Website LPSE menjadi dalil kuat mahasiswa untuk mendesak Pj Gubernur mengganti kepala BPBJ beserta jajarannya.
“Kalau kinerja Pemerintah Aceh lambat seperti ini, PON nanti apa kabar,” seru dalam orasi para mahasiswa.
Tidak hanya itu, demi cepatnya realisasi anggaran massa mahasiswa punya beberapa tuntutan lagi kepada Pj Gubenur Aceh yaitu:
– Menuntut Pj Gubernur Aceh untuk menentukan langkah kongkret dalam pelaksanaan PON XXI, persiapan panitia daerah dan pembangunan Infrastruktur yang dinilai kurang optimal.




