“Persilahkan melakukan aksi orasi, namun saya menghimbau kepada adik-adik mahasiswa jangan sampai terprovokasi dengan orang yang tidak ingin kedamaian, ajakan yang tidak benar, sehingga menimbulkan anarkis, dapat merugikan kita bersama,” ujarnya.
Tak kalah penting, jangan lepas kontrol atau anarkis, itu tidak benar, tidak baik, tunjukan kedamaian di daerah, bahwa Aceh itu Damai dan Aman, “Saya orang Aceh, mari kita bersama membangun Aceh tercinta ini,” pesannya.
Pukul 07.00 Wib, Danrem Ali Imran mengambil apel petugas gabungan dalam pengamanan aksi demonstran di Gedung DPRK Kota Lhokseumawe. Unjuk rasa oleh sejumlah mahasiswa tersebut dimulai sekitar Pukul 10.45 Wib.
Selain Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, hadir, Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, Walikota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, Dandenpom IM/1 Lhokseumawe, Letkol Cpm Darwin Nasution, serta pejabat TNI-Polre beserta DPRK dan Pemko Lhokseumawe.
Aksi orasi, sejumlah mahasiswa yang tergabung, Universitas Malikussaleh (Unimal), Politeknik, dan Sultanah Nahrasiyah (UIN) melakukan start dari Museum, melakukan long march berjalan kaki menuju kantor DPRK Kota Lhokseumawe.
Pantauan, mahasiswa duduk rapi dan berdiri di kiri dan kanan jalan depan kantor DPRK Kota sambil mendengarkan tanggapan Walikota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


![Danrem Lilawangsa Ingatkan Petugas, Saya Putra Aceh, Mereka Adik dan Masyarakat Kita. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Laung].](https://mediaaceh.co.id/wp-content/uploads/2025/09/Compress_20250901_171009_9130.jpg)












