Bencana Banjir dan Longsor Aceh Jadi Alarm Lingkungan 

Selasa, 13 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SAPA Fauzan Adami saat berfoto didepan kayu gelondongan bawaan banjir.

Ketua SAPA Fauzan Adami saat berfoto didepan kayu gelondongan bawaan banjir.

ACEH  | MA Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami, menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh harus menjadi peringatan serius bagi seluruh pemangku kebijakan.

Ia menilai, bencana tersebut tidak boleh terus dipandang sebagai musibah tahunan semata, melainkan momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola lingkungan di Aceh.

BACA JUGA...  Dua Kabupaten Wilayah Kalimantan Tengah Dikepung Banjir

Menurut Fauzan, selama ini setiap bencana datang dan berlalu tanpa diikuti langkah konkret yang bersifat jangka panjang. Akibatnya, banjir dan longsor terus berulang, sementara masyarakat selalu menjadi pihak yang paling dirugikan.

“Banjir dan longsor ini harus menjadi pelajaran berharga. Jangan setiap bencana berlalu begitu saja tanpa upaya perbaikan dan pencegahan. Jika ini terus dibiarkan, masyarakat Aceh akan selalu berada dalam ancaman,” ujarnya. Selasa 13 Januari 2026.

BACA JUGA...  34 hari Pasca Banjir Bandang, Mendagri Akhirnya Menyapa Aceh Utara

Ia menyebut bencana banjir dan longsor yang terjadi pada tahun 2025 sebagai sejarah pahit bagi Aceh. Dampaknya tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga melumpuhkan perekonomian masyarakat secara luas. Kondisi tersebut, kata Fauzan, tidak boleh dibiarkan berulang dan berpotensi lebih parah di masa mendatang.

Fauzan menyoroti aktivitas perambahan hutan, pertambangan, serta pembukaan lahan perkebunan yang tidak terkendali sebagai faktor utama kerusakan lingkungan. Hutan yang seharusnya menjadi penyangga alam justru terus menyusut akibat kepentingan ekonomi jangka pendek.

BACA JUGA...  MENEGUHKAN TAKWA DI BARAK MILITER

Berita Terkait

Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara
Rakyat Butuh Solusi, Bukan Alasan, Salihin: Copot Kepala BPJN Aceh 
Revitalisasi Rp192 Miliar Di Bawah Sorotan
Bupati Armia Tegaskan, Pemulihan Hak Warga Jadi Prioritas Utama
Ayah Wa Minta Camat dan BPBD Data Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem di Aceh Utara
Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR Aceh Tinjau Kerusakan Huntara Akibat Cuaca Ekstrem di Langkahan
Ayah Wa Serahkan Santunan Kemensos kepada Keluarga Korban Banjir di Aceh Utara
Hujan Berserta Angin Kencang Porak Poranda Huntara di Aceh Utara, Ayah Wa Koordinasi dengan BNPB dan Kementerian PU

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:27 WIB

Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:50 WIB

Rakyat Butuh Solusi, Bukan Alasan, Salihin: Copot Kepala BPJN Aceh 

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:35 WIB

Revitalisasi Rp192 Miliar Di Bawah Sorotan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:27 WIB

Bupati Armia Tegaskan, Pemulihan Hak Warga Jadi Prioritas Utama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:30 WIB

Ayah Wa Minta Camat dan BPBD Data Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem di Aceh Utara

Berita Terbaru

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB

PEMERINTAHAN

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:58 WIB

RAGAM BERITA

Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:53 WIB

PERISTIWA

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:48 WIB

Bupati Simeulue Muhammad Nasrun didampingi Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin bersama Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin H Rahamin saat memotong tumpeng di Hari Ulang Tahun Simeulue yang ke - 26. Foto/Dok Humas Pemda Simeulue

PERISTIWA

HUT Simeulue Ke – 26 Luput dari Liputan Media

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:28 WIB