34 hari Pasca Banjir Bandang, Mendagri Akhirnya Menyapa Aceh Utara

Rabu, 31 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil saat mendampingi Mendagri Tito Karnavian dan rombongan ke Kecamatan Langkahan pasca banjir bandang, Selasa, (30/12).

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil saat mendampingi Mendagri Tito Karnavian dan rombongan ke Kecamatan Langkahan pasca banjir bandang, Selasa, (30/12).

ACEH UTARA | MA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turun dan meninjau langsung Gampong Geudumbak Langkahan, Selasa (30/12), setelah agenda kunjungan sehari sebelumnya tertunda akibat kesibukan nasional yang mendesak.

Sebulan lebih pascabanjir bandang, jejak kehancuran masih membekas. Dinding rumah warga dipenuhi lumpur yang mengering, sementara batang-batang kayu besar menumpuk di badan sungai yang berubah fungsi menjadi jalur amukan air. Warga menyebut, malam itu banjir datang tanpa peringatan, menyeret apa saja yang dilaluinya.

BACA JUGA...  ‎Ayah Wa Libatkan Konsorsium Pembaruan Agraria untuk Selesaikan Konflik Lahan HGU di Cot Girek 

Didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, jajaran BNPB, dan unsur Forkopimda, Mendagri menyusuri titik-titik paling terdampak. Sejumlah warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan keluhan langsung dari rusaknya rumah, sawah yang gagal tanam, hingga akses jalan yang terputus.

Di hadapan wartawan, Tito Karnavian menyatakan banjir Aceh Utara tergolong ekstrem. Ketinggian air, menurutnya, bahkan mencapai atap rumah warga. Tak hanya permukiman yang rusak, jaringan irigasi pertanian pun lumpuh, memperparah kerentanan ekonomi masyarakat pascabencana.

BACA JUGA...  Selama Audit BPK, Azwardi: Kepala SKPK Standby di Kantor

Menanggapi banyaknya kayu besar yang terbawa arus banjir, Mendagri meminta semua pihak tidak berspekulasi. Ia menegaskan, penilaian harus didasarkan pada data lapangan yang objektif, mengingat kekuatan arus banjir bandang mampu mencabut pohon-pohon besar sekaligus akarnya.

Berita Terkait

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Rabu, 4 November 2026 - 08:15 WIB

Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB