Abaikan Bayar Pajak PJ Bupati Asra Minta Dinas Blokir Rekening Kampung

PJ Bupati Asra, secara simbolis memberikan penghargaan kepada Datok Penghulu Kampung Bundar. Al Mahdar.

“Kita blokir saja rekening kampung yang tidak membayar pajak. Karena saya tidak percaya jika ada cerita bahwa para Datok Penghulu (Kepala Desa) lalai dan abai dengan pajak. Karena setiap anggaran yang telah dicairkan sudah memiliki ketentuan berapa persennya untuk pajak. Dengan ketentuan persen dari anggaran yang ada, para Datok bisa langsung menyetor dana pajak ke kas daerah,” tegas PJ Bupati Asra pada mediaaceh.co.id. di Karang Baru.

KUALASIMPANG | mediaaceh.co.id –

Penjabat (PJ) Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra; minta dinas bersangkutan blokir rekening kampung yang abaikan bayar pajak.

Begitu sebut Asra saat membuka kegiatan Apresiasi, Bimbingan dan Pengawasan atas Pengelolaan Dana Desa tahun 2021 – 2023. Yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Langsa dan Aceh Tamiang, di aula Setdakab. Selasa, 19 Maret 2024.

“Kita blokir saja rekening kampung yang tidak membayar pajak. Karena saya tidak percaya jika ada cerita bahwa para Datok Penghulu (Kepala Desa) lalai dan abai dengan pajak. Karena setiap anggaran yang telah dicairkan sudah memiliki ketentuan berapa persennya untuk pajak. Dengan ketentuan persen dari anggaran yang ada, para Datok bisa langsung menyetor dana pajak ke kas daerah,” tegas PJ Bupati Asra pada mediaaceh.co.id. di Karang Baru.

BACA JUGA...  Mahkamah Syar'iyah Jantho Berhasil Damaikan Sengketa Warisan

Kata Asra, membayar pajak kewajiban bagi warga Indonesia, termasuk badan pemerintah, unit usaha dan swasta, karena pajak merupakan sumber pendapat terbesar negara dalam pelaksanaan pembangunan.

Terlebih saat ini, kewenangan kampung untuk mengelola potensi yang dimiliki sangat besar, Dia mengingatkan, agar para Datok konsisten melakukan pembayaran pajak atas pengerjaan dari anggaran dana desa.

Berbicara di hadapan seluruh camat dan Datok se-Aceh Tamiang, PJ Bupati Asra punya cara paling efektif untuk mereka yang abai dan lalai dalam menyetor wajib pajak ke kas negara.

“Saya kira cukup dengan mengedepankan hukum atau sanksi sosialnya. Misal ada satu kampung yang aparatur kampungnya lalai, maka KPP bisa membuatkan semacam boplang ‘Kampung yang belum bayar pajak’. Camat juga pasang daftar nama kampung yang belum bayar pajak di kantornya. Saya yakin, jika hukuman sosialnya kita kedepankan, kendala-kendala itu tidak akan ada lagi,” tambahnya.

BACA JUGA...  Penerimaan Casis Tamtama TNI-AU Memasuki Tes Administrasi

Selain itu, Kepala KPP Pratama Langsa, Puguh Yuli Setiawan dalam laporannya menyampaikan, adanya penurunan kepatuhan dalam membayar pajak dari pelaksanaan alokasi dana desa. Puguh menerangkan, pihaknya menggunakan pelbagai pendekatan guna meningkatkan kepatuhan pembayar pajak, mulai dari persuasif hingga pada ancaman sanksi pidana.

Melalui kegiatan yang digelar hari ini, kata Puguh, KPP Pratama Langsa mengajak para Datok penghulu menjadi taat terhadap kewajiban pajak atas pelaksanaan alokasi dana desa yang digelontorkan oleh pemerintah tersebut.

Camat dan Datok Penghulu Dapat Apresiasi Taat Pajak

PJ Bupati Asra apresiasi, dimana dalam pelaksanaan Bimbingan dan Pengawasan atas Pengelolaan Dana Desa tahun 2021 – 2023, turut diberikan penghargaan kepada camat dan Datok yang memiliki nilai kepatuhan dan ketaatan tinggi membayar pajak.

Camat yang mendapatkan apresiasi antaranya, Camat Karang Baru, Fakhrurazi Syamsuyar, Camat Banda Mulia, Muamar Kadafi, dan Camat Rantau, M. Hans Martha Kesuma.

Sementara para Datok Penghulu yakni, Datok Penghulu Sukajadi, Datok Penghulu Suka rahmat, Datok Penghulu Jamur Labu. Ketiganya berasal dari Kecamatan Rantau. Selanjutnya, Datok Penghulu Bundar dan Perkebunan Tanah Terban dari Kecamatan Karang Baru. Kemudian, Datok Penghulu Lhok Medang Ara dan Datok Penghulu Tanjung Neraca dari Kecamatan Manyak Payed.

BACA JUGA...  PJ Bupati Asra Canangkan RPK, Jaga Daya Beli Masyarakat

Seterusnya, Datok Penghulu Suka Damai, Kecamatan Banda Mulia, Datok Penghulu Sekerak Kiri, Kecamatan Sekerak, dan Datok Penghulu Sidodadi, Kejuruan Muda.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan secara simbolik atas komitmen kepatuhan pembayaran pajak yang dilakukan oleh para pihak, yakni Datok Penghulu Suka Jadi, Camat Rantau, Kepala DPMKPPKB, Kepala BPKD, Inspektur Kabupaten, Kepala KPP Pratama Langsa, dan PJ Bupati Asra. [Syawaluddin].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *