Menyaksikan Konservasi Penyu Belimbing di Aceh Singkil, Wisata Edukasi yang Menjaga Harapan Lautan

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL (MA) – Kabupaten Aceh Singkil tidak hanya dikenal dengan pesona Kepulauan Banyak yang memikat wisatawan. Di kawasan pesisirnya, tersimpan destinasi wisata edukasi yang menghadirkan pengalaman berbeda: menyaksikan langsung upaya pelestarian penyu belimbing, salah satu satwa laut langka yang kini menghadapi ancaman kepunahan.

Di Desa Wisata Kayu Menang, Kecamatan Kuala Baru, wisatawan dapat melihat aktivitas konservasi penyu yang dikelola masyarakat melalui Pondok Pelestarian Penyu (PPP) Kayu Menang. Tempat ini menjadi salah satu titik penting dalam menjaga keberlangsungan populasi penyu belimbing (Dermochelys coriacea) yang selama puluhan tahun menjadikan pesisir Aceh Singkil sebagai jalur migrasi sekaligus lokasi bertelur.

BACA JUGA...  Safriadi Oyon dan Hamzah Sulaiman Dapat Dukungan Resmi dari NasDem

Momen pelepasan tukik ke laut menjadi daya tarik utama yang mampu menghadirkan pengalaman berkesan bagi pengunjung. Puluhan anak penyu yang telah menjalani masa perawatan selama beberapa bulan dilepas menuju habitat alaminya, menciptakan pemandangan yang sarat makna sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem laut.

Penyu belimbing sendiri merupakan spesies yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Secara global, spesies ini juga masuk dalam daftar satwa yang rentan hingga terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).

BACA JUGA...  Pesona Lae Treup Aceh Singkil Bagai Hutan Sungai di Amazon

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB