Adab Dulu Baru Ilmu

Oleh: Muhammad Johan

Di dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang seringkali lebih fokus pada pencarian ilmu tanpa menyadari bahwa adab yang baik harus menjadi dasar dalam memperoleh ilmu itu sendiri.

Pernah  mendengar ungkapan “Adab Dulu, Baru Ilmu,” yang menegaskan pentingnya adab sebagai pondasi utama sebelum kita mendalami ilmu.

BACA JUGA...  Belajar di Balik Api; Edukasi Kebakaran untuk Anak Usia Dini

Ketahuilah bahwa ulama salaf sangat perhatian sekali pada masalah adab dan akhlak. Mereka pun mengarahkan murid-muridnya mempelajari adab sebelum menggeluti suatu bidang ilmu dan menemukan berbagai macam khilaf ulama. Imam Darul Hijrah, Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy. تعلم الأدب قبل أن تتعلم العلم “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.

BACA JUGA...  MENUNGGU RUMAH, MENJAGA MARTABAT

Bagaimana cara menerapkan prinsip “adab dulu baru ilmu” dalam kehidupan sehari-hari? Nah, salah satu langkah awal adalah dengan memperhatikan sikap terhadap orang lain. Menghormati sesama, menjaga tutur kata, dan mendengarkan dengan hati terbuka merupakan bagian dari adab dalam mencari ilmu. Selain itu, adab juga mengajarkan untuk tidak terburu-buru dalam mencari ilmu, adab mengajarkan seseorang untuk belajar dengan niat yang ikhlas dan tidak sombong. Bahkan, dalam kehidupan keluarga, mengajarkan adab kepada anak-anak untuk menghormati orang lain adalah langkah penting agar mereka bisa meraih ilmu dengan cara yang benar.