Disekolah Guru adalah perantara yang menyampaikan ilmu dari Allah kepada kita. Oleh karena itu, menghormati guru adalah bagian penting dari adab dalam menuntut ilmu. Ulama-ulama Aceh mengingatkan bahwa salah satu penyebab hilangnya keberkahan dalam ilmu adalah kurangnya adab kepada guru. Sebagai seorang murid, kita harus bersikap sopan, hormat, dan tidak memandang rendah guru, meskipun guru tersebut mungkin memiliki kekurangan dalam beberapa aspek.
Rasulullah SAW bersabda:
“Bukanlah termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengetahui hak guru.” (HR. Ahmad).
Dalam Islam, adab kepada guru mencakup berbagai aspek, mulai dari mendengarkan dengan penuh perhatian, tidak memotong pembicaraan, hingga memohon restu dan doa dari guru. Ustadz Muhammad Nurul Dzikri juga menekankan bahwa keberkahan ilmu sangat bergantung pada bagaimana kita menghormati guru yang mengajarkannya.
Jadi, “Adab dulu baru ilmu” memiliki makna yang mendalam untuk mengingatkan kita bahwa tanpa adab, ilmu tidak akan memberikan manfaat.
Dalam Islam, adab bukan hanya sekadar tata krama, melainkan cara kita menghormati, dan bersikap rendah hati kepada orang lain.




