Warga Minta Penegak Hukum Usut Proyek Rumah Layak Huni Lhoek Banie

Rabu, 20 April 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Proyek Pembangunan rumah Pusong di Gampong Lhoek Banie. Foto: Mahfud
Lokasi Proyek Pembangunan rumah Pusong di Gampong Lhoek Banie. Foto: Mahfud

Langsa | AP-Pembangunan 50 Rumah Bantuan Layak Huni di Gampong Lhoek Banie, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, dengan sumber dana  Outsus 2015 diduga telah menipu rakyat dan mengabaikan amanah pemerintah oleh kontraktor yang tidak bertanggung jawab, sehingga pembangunan yang telah siap dikerjakan itu terkesan asal jadi.

Hasil Pantauan Media Atjeh Press, Minggu (17/04) di lokasi perumahan tersebut, sejumlah rumah yang baru seumur jagung itu kondisinya mulai rusak, Selain itu pun ada bagian bangunan yang masuk dalam item pekerjaaan belum di selesaikan oleh pihak kontraktor pelaksana.

BACA JUGA...  DPRK Tetapkan Rancangan Qanun Pajak dan Retribusi Daerah

Sementara itu, sisi bangunan tersebut jelas terlihat miring dan tidak memiliki siku, sehingga sebagian dinding pun retak, resplang telah pecah, atap nya bocor, pintu dan jendela sudah mulai turun.

Di tempat lokasi perumahan itu, di duga pihak rekanan tidak memakai papan plang, hal ini dapat di sebutkan tentang tidak keterbukaan Informasi publik, yang mana telah di cantumkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

Salah seorang Warga Desa Lhoek Bani, yang ingin namanya di rahasiakan kepada media ini mengatakan, Rumah yang telah di bangun dengan anggaran yang terlalu besar itu, di duga tidak berkwalitas, oleh karena itu, kami sangat kecewa terhadap kontraktor yang telah membangun perumahan tersebut.

BACA JUGA...  Diduga Proyek Tanpa Plank Muncul di Rumah Dinas Sekda Aceh Singkil

“Kami tidak akan menerima rumah bantuan yang akan di berikan kepada kami, sebelum di buat bagus dan sempurna,” ungkap nya.

Perumahan yang di bangun tahap ke tiga ini, sangat jauh berbeda kwalitas pembangunan dan jumlah anggaran yang di tentukan oleh pemerintah bila di bandingkan dengan sebelum nya.

Lanjut Warga mengatakan, sungguh sangat di sayangkan kepada buruh bangunan yang telah bekerja di sini, sampai saat ini sebagian para pekerja belum di bayar upah nya oleh kontraktor yang di duga tidak mempunyai moral dan etika itu.

BACA JUGA...  Si Jago Merah Mengamuk, Tiga Unit Rumah Hangus Terbakar 

Menanggapi pembangunan realokasi perumahan nelayan di lhoek bani, Warga sangat di sayangkan apabila rumah tersebut belum di kerjakan dengan sempurna dan tidak sesuai dengan anggaran yang sudah di rencanakan.

Aparat penegak hukum Polres Langsa, agar dapat di periksa para pelaksana dan pihak yang berkaitan Proyek Pembangunan tersebut, agar ke depan tidak ada lagi pelaksana Proyek yang asal asalan mengerjakan pembangunan di Kota Langsa. (Mahfud)

Berita Terkait

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
Polresta Banda Aceh Usut Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi
Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Rabu, 9 September 2026 - 23:25 WIB

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Senin, 7 September 2026 - 19:03 WIB

Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu

Minggu, 6 September 2026 - 15:28 WIB

Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB