Sulfan,S.Ag, M.Sc Kepala MAN Insan Cendikia Aceh Timur

Kamis, 18 Februari 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Idi|AP- Shulfan, S.Ag,M.Sc Intelektual muda, atifis disejumlah organisasi Kepemudaan yaitu: Alwasliyah, ICMI, KNPI dan juga Kepala MAN Ranto Peureulak yang selama ini telah melaksanakan tugas sebagai kepala MAN IC,  hari ini, Kamis (18/2) resmi dilantik oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Drs. H. M. Daud Pakeh di Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Timur. Shulfan definitif menjadi Kepala MAN IC dengan Surat Keputusan (SK) Nomor KW.01.1/2/Kp.07.5/35/2016 tanggal 25 Januari 2016 terhitung mulai tanggal pelantikan.

Kepala MAN IC Aceh Timur Sulfan, S.Ag, M.Sc (kanan) didampingi Syarifuddin S.Malem,S.Pd.I
Kepala MAN IC Aceh Timur Sulfan, S.Ag, M.Sc (kanan) didampingi Syarifuddin S.Malem,S.Pd.I

Dalam arahannya, Kakanwil memberikan apresiasi kepada Shulfan karena telah berhasil melewati proses seleksi yang sangat ketat serta persyaratan yang sangat berat shingga lulus seleksi menjadi kepala madrasah pertama di MAN IC Aceh Timur.

BACA JUGA...  Guru SD se Inti Banda Alam Ikuti Sosialisasi KKM

“Saudara Shulfan telah berhasil melewati seleksi yang ketat dan persyaratan yang berat. Oleh karena itu kami yakin MAN IC akan sukses dan maju di tangan Saudara” imbuh Kakanwil yakin.

Kakanwil juga meberikan pesan khusus kepada Shulfan agar menjaga amanah dan melaksanakan isi sumpah secara konsisten. “Sumpah ini berat. Jagalah sehingga tidak menjadi beban bagi anak dan isteri kita kelak harus membayar kafarat karena kita melanggar sumpah”, tandas Kakanwil seolah-olah sedang menasihati dirinya sendiri.

BACA JUGA...  Dhamersyam Pimpin FPKR, Wabup Asel: Jangan Terjerumus dalam Politik 

Kepada Bupati Aceh Timur, Kakanwil memberikan apresiasi atas dukungan penuhnya sehingga terwujudnya MAN IC di Aceh Timur sembari berharap agar Bupati juga mendukung sepenuhnya pendirian MAK  di lokasi MA Magnet School Peureulak agar tidak menjadi beban MAN Peureulak karena selama ini siswa MA Magnet School dititip pada madrasah negeri tersebut.

Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan SK oleh Analis Muda Kepegawaian Usman S.Sos.I , dilanjutkan dengan pengambil sumpah dan pelantikan oleh Kakanwil. Bertindak selaku pengukuh sumpah adalah Penyelenggara Syari’ah Kemenag Aceh Timur Jakfar, S.Sos.I.

BACA JUGA...  Pemko Sabang Hentikan Pengutipan Liar di Kawasan Wisata KM 0

Turut hadir Kepala Seksi Sarana dan Prasana MTs Kemenag RI mewakili Direktur Pendidikan Madrasah, Bupati  H. Hasballah bin M. Thaeb beserta beberapa Kepala SKPK  Aceh Timur, Ketua Pengadilan Negeri Idi, Ketua Mahkamah Syar’iah Idi, Wakil Ketua MPU, Ketua Baital Mal. Turut hadir juga Kepala Kantor Kemenag Aceh Utara, Lhok Seumawe, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.(Nil)

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB