Buah Rumbia Langka, Pedagang Rujak Kewalahan

Selasa, 3 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon Sagu yang tumbuh di semak-semak

Pohon Sagu yang tumbuh di semak-semak

Blangpidie (ADC) Dalam beberapa tahun terakhir, buah rumbia sudah sangat susah didapatkan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Padahal, buah dari pohon Sagu itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para pedagang rujak.

Ratna, salah seorang penjual rujak di kawasan Pantai Jilbab, Susoh kepada awak media ini menuturkan, sejak terjadinya bencana alam gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh pada tahun 2004 dirinya bersama pedagang rujak lainnya sudah sangat sulit mendapatkan buah rumbia tersebut.

BACA JUGA...  Diduga Di Hipnotis, Pedagang Ini Rugi Puluhan Juta Rupiah

“Buah rumbia ini sangat cocok kita campurkan sebagai bahan rujak, tetapi sejak beberapa tahun kami sudah sangat kesulitan mendapatkannya, kalaupun ada itu barang mahal dan dari luar,” tutur Ratna.

Senada Ratna, Sayed juga menuturkan hal yang sama, Menurutnya, sSetelah terjadinya peristiwa gempa bumi dan gelombang tsunami di Provinsi Aceh ini, pohon sagu tidak mau berbuah lagi sehingga buah rumbia sudah langka.

BACA JUGA...  Resmi Dilantik, SMSI Riau Siap Bermitra dengan Pemerintah

“Sebenarnya, kita di Abdya ini masih banyak pohon-pohon sagu, malah terlihat tumbuh subur di rawa-rawa, tapi entah kenapa tidak ada buahnya, meskipun kadang ada bunganya sebelum rontok,” jelas Sayed.

Untuk mengantikan buah rumbia tersebut, kata Sayed, dirinya bersama pedagang rujak lainnya terpaksa menggunakan buah pisang muda sebagai pengganti buah rumbia. “Buah rumbia ini kan rasanya sedikit kelat, jadi bisa kita akali degan menggunakan buah pisang muda,” katanya.

BACA JUGA...  INDUSTRI KEUANGAN RENOVASI MASJID SYUHADA

Untuk diketahui, buah rumbia itu hampir mirip dengan buah salak, hanya saja sisik buah rumbia sedikit besar, rasanya kelat, dan bila sudah benar-benar matang rasanya berubah sedikit manis.

Selain sebagai bahan rujak, buah rumbia juga bisa untuk mengobati penyakit diare dan dapat juga dijadikan oleh-oleh buah rumbia asinan. Buah ini dulu cukup banyak dijual di Suak Seumaseh, Meulaboh.(TN).

Berita Terkait

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB