Paddle Board di Pulau Weh, Perpaduan Petualangan, Relaksasi, dan Keindahan Alam Sabang

Kamis, 21 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SABANG (MA) — Wisata bahari di Pulau Weh terus berkembang mengikuti tren perjalanan modern yang kini lebih mengutamakan pengalaman. Jika dahulu wisatawan datang untuk menikmati pantai, snorkeling, atau menyelam, kini ada aktivitas baru yang semakin digemari, terutama oleh kalangan muda dan pecinta fotografi, yakni paddle board.

Di tengah jernihnya perairan Sabang yang terkenal hingga mancanegara, paddle board menawarkan sensasi berbeda. Bukan sekadar olahraga air, aktivitas ini mengajak wisatawan menikmati keindahan laut dengan cara yang lebih santai, tenang, dan dekat dengan alam.

BACA JUGA...  Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan, dalam Program TMMD

Pulau Weh yang berada di ujung barat Indonesia memiliki karakter perairan yang relatif tenang dengan air laut berwarna biru kehijauan yang jernih. Kondisi ini menjadikannya lokasi ideal untuk paddle board, baik bagi pemula maupun wisatawan yang sudah berpengalaman.

Dari atas papan, pengunjung dapat melihat langsung dasar laut yang tampak jelas di bawah permukaan air. Hamparan terumbu karang, ikan-ikan kecil yang berenang, hingga gradasi warna laut yang memukau menciptakan pengalaman yang sulit ditemukan di banyak tempat lain.

BACA JUGA...  6 Hari Lagi Kodim 0207/Sml Melaksanakan Pembukaan TMMD Ke-102

Sensasi Menjelajah Laut dari Perspektif Berbeda

Berbeda dengan aktivitas wisata air yang mengandalkan kecepatan dan adrenalin, paddle board menawarkan pengalaman yang lebih personal. Wisatawan berdiri atau duduk di atas papan sambil mengayuh perlahan mengikuti ritme ombak.

Berita Terkait

Program JKN Kian Kokoh, BPJS Kesehatan Cetak SDM Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
70 Irpom Diturunkan, Aceh Tamiang Kebut Pemulihan 2.673 Hektare Sawah Pascabanjir
Sejumlah Insiden MBG di Aceh Selatan Diduga Akibat Lemahnya Koordinasi dan Pengawasan
Koramil Sawang Gencarkan Fogging, Sejumlah Desa Disemprot 
BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan Tolak Klaim RSUD-YA
Pergub JKA Dicabut, Mualem Tegaskan Tidak Ada Lagi Pembatasan Desil
Klinik Harmitha Jadi Mitra Save The Children dan Yayasan Geutanyoe di Aceh Utara
Klaim BPJS Belum Dibayar, Nakes RSUD-YA Mulai Tertekan Secara Ekonomi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:03

Program JKN Kian Kokoh, BPJS Kesehatan Cetak SDM Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:39

70 Irpom Diturunkan, Aceh Tamiang Kebut Pemulihan 2.673 Hektare Sawah Pascabanjir

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:50

Sejumlah Insiden MBG di Aceh Selatan Diduga Akibat Lemahnya Koordinasi dan Pengawasan

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:53

Koramil Sawang Gencarkan Fogging, Sejumlah Desa Disemprot 

Senin, 25 Mei 2026 - 07:43

BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan Tolak Klaim RSUD-YA

Berita Terbaru

FEATURE

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43