500 Ton Bantuan Terkunci di Malaysia; Abu Salam Sebut Pusat Sibuk Seremonial

Rabu, 14 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seolah-olah perdebatan semantik itu lebih penting daripada nyawa manusia yang sedang sekarat.

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Luwa Nanggroe sekaligus Penasehat Khusus Gubernur Aceh Bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri, tidak bisa lagi menahan amarahnya.

Dalam pernyataan yang menusuk langsung ke jantung persoalan, pria yang dikenal vokal dan tanpa kompromi ini menyebut terang-terangan kegagalan pemerintah pusat.

BACA JUGA...  Kontak Senjata dengan Polisi, Pimpinan KKB Aceh Timur Tewas

“Bantuan logistik tertahan sudah semenjak awal Desember 2025. Hingga Januari 2026, pemerintah pusat belum merespons terkait alokasi bantuan tersebut. Hari ini banyak wilayah masih terisolir dan belum mendapat bantuan yang layak. Proses rekonstruksi pemerintah pusat terlalu banyak seremonial,” ujar Abu Salam dengan nada frustasi yang mencerminkan kemarahan rakyat Aceh.

Abu Salam memastikan bahwa barang bantuan itu telah terkumpul di 20 titik tersebar di Malaysia, siap dikirimkan kapan saja jika pemerintah pusat memberikan izin.

BACA JUGA...  Pelaksanaan Vaksin Siswa Tingkat SMA di Aceh Tamiang Capai 80 Persen

Bantuan itu bukan sekadar karung beras atau mie instan. Itu adalah harapan.

Itu adalah solidaritas dari saudara sedarah yang rela mengumpulkan rezeki mereka, dari Kuala Lumpur hingga Seremban, dari seluruh negeri Malaysia, untuk menyelamatkan keluarga mereka yang tenggelam di tanah kelahiran.

Berita Terkait

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh
Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban
Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Musim Hujan Kembali, Faisal Rizal Desak Pusat Percepat Rehab-Rekon Aceh
Mahasiswa USK Desak Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana Aceh
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak

Kamis, 24 September 2026 - 07:21 WIB

SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Minggu, 20 September 2026 - 19:53 WIB

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Kamis, 17 September 2026 - 18:41 WIB

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat diserahkan potongan beras kenta oleh pihak Yayasan Buddha Tzu Chi pada acara peresmian Huntap di Gampong Alue Papeun, Senin, (28/9).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Terima Kasih Yayasan Buddha Tzu Chi

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:42 WIB

RAGAM BERITA

FOSKADJA Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026-2029

Senin, 28 Sep 2026 - 22:19 WIB

Bunda PAUD Julok, Ny. Raudhatul Jannah, berfoto bersama anak-anak PAUD/TK menyaksikan kegiatan Edukasi dan Simulasi Keselamatan Kebakaran Sejak Dini di Stadion TM Djafar Kuta Binjei, Kec. Julok, Aceh Timur, Kamis (24/9).

EDUKASI

PAUD-HI Perkuat Edukasi Keselamatan Anak

Senin, 28 Sep 2026 - 20:20 WIB

Kepala Cabang BPJS Tapaktuan Mahmul Ahyar didampingi pejabat dan staf poto bersama dengan wartawan, seusai NGOBAM di Kantor BPJS Jalan Jendral Sudirman Tapaktuan, (28/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Senin, 28 Sep 2026 - 20:12 WIB

NEWS FEATURE

Hasil Forensik Jadi Kunci Penyelidikan Kematian MRF

Senin, 28 Sep 2026 - 15:36 WIB