Wisata Alami Abah Lhueng, Permata Tersembunyi di Pidie Jaya

Jumat, 15 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Objek wisata Abah Lhueng, Pidie Jaya.

Objek wisata Abah Lhueng, Pidie Jaya.

PIDIE JAYA (MA) – Di antara hamparan keindahan alam Aceh, kawasan Abah Lhueng di Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya menyuguhkan pesona alami yang memikat hati. Terletak di antara aliran sungai yang mengalir jernih di sela-sela bebatuan besar serta dikelilingi oleh pepohonan rindang, lokasi ini menjadi destinasi favorit bagi warga setempat dan para pelancong.

BACA JUGA...  Majukan Wisata Melalui Musik Forkopinda Kota Sabang Lakukan Coffe Night

Akses menuju Abah Lhueng cukup mudah, dimulai dari Ibukota Kecamatan Bandar Baru, Lhung Putu, hingga ke lokasi wisata Abah Lhueng. Jalur yang dilalui melintasi Keude Lhung Putu dan Jiem Jiem, menjadikannya perjalanan yang nyaman dengan pemandangan desa-desa yang asri.

M. Yunus, seorang warga Meureudu yang rutin berkunjung, menuturkan bahwa Abah Lhueng selalu dipadati pengunjung, terutama saat hari libur.

BACA JUGA...  Delegasi UPSI Malaysia, Dijamu Beragam Menu Kuliner Khas Aceh

“Tempat ini adalah salah satu lokasi favorit kami. Setiap akhir pekan, banyak warga Pidie Jaya yang datang ke sini untuk berwisata dan menikmati kesegaran sungai,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan oleh Mirna, seorang pengunjung dari Bireuen yang baru pertama kali mengunjungi Abah Lhueng. “Saya sangat terkesan dengan panorama alamnya. Pemandangan yang tersaji sungguh luar biasa dan menenangkan,” ujarnya dengan antusias.

BACA JUGA...  Pemkab Abes Bersama TNI Panen Raya Padi di Gampong Lingom Indrapuri

Selain dikenal sebagai Abah Lhueng, lokasi ini juga memiliki sebutan lain yaitu Krueng Gla, dan terdapat Unit Permukiman Transmigrasi di sekitarnya. Keindahan alam serta akses yang mudah menjadikan Abah Lhueng salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi bagi siapa saja yang ingin menikmati kesejukan alam Pidie Jaya.(TM)

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB