TAKENGON | MA — Film terbaru berjudul “Black Coffee” yang diproduksi oleh Heart Pictures telah memulai proses produksinya di Aceh Tengah. Dalam acara syukuran yang dihadiri oleh seniman Gayo dan tokoh masyarakat Gayo.
Ina Marapati, selaku Produser, pada media, Jum’at, (4/7) mengatakan bahwa film ini akan mengangkat kisah yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat Gayo.
“Dengan bangga, kami percaya bahwa film ini tidak hanya akan menyampaikan sebuah cerita, tetapi juga menjadi representasi yang indah untuk merayakan kekayaan budaya Indonesia,” kata Ina.
Pihaknya berharap film ini dapat menjadi sarana untuk mempromosikan kebudayaan dan keindahan alam Aceh Tengah kepada masyarakat luas.
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, usai menghadiri acara tersebut kepada awak media, Sabtu (5/7/2025) memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim produksi film “Black Coffee” yang telah memilih Aceh Tengah sebagai lokasi pembuatan film.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Semoga dengan film ini, Aceh Tengah semakin maju dan menjadi tempat wisatawan religius di Aceh, khususnya di Indonesia kedepan,” ujarnya.
Muchsin juga berharap bahwa film ini dapat mempromosikan Aceh Tengah semakin maju. “Kami berharap bahwa film ini dapat menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan wisata danau Lut tawar dengan kopi terbaik di dunia dan membuka peluang baru bagi generasi muda,” ucap Muchsin.




