Keberlanjutan program tersebut menunjukkan adanya komitmen sosial yang konsisten dari jajaran Kodim 0102/Pidie dalam membantu masyarakat miskin ekstrem dan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Abdul Hadi berharap gerakan sosial tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun elemen masyarakat lainnya.
“Kami berharap kepedulian terhadap warga kurang mampu dapat tumbuh bersama. Permasalahan rumah tidak layak huni tidak bisa diselesaikan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Gotong Royong dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
PROSES pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.
Sejumlah warga tampak ikut membantu mengangkat material bangunan, mencampur semen, hingga membersihkan area pembangunan.
Kebersamaan itu memperlihatkan kuatnya hubungan emosional antara TNI dan masyarakat di wilayah pedalaman Pidie.
Di tengah keterbatasan fasilitas dan akses geografis yang tidak mudah, semangat gotong royong menjadi energi utama dalam proses pembangunan.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat pun dinilai bukan hanya dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemanusiaan.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















