Tim Fogging Dinkes Aceh Tengah Sasar Lokasi Strategis di Blang Kolak II

Salah seorang Tim Fogging Dinkes Kabupaten Aceh Tengah sedang melakukan Pengasapan di Lorong Balai Kampung Blang Kolak II, Rabu (5/6/2024).

TAKENGON (MA) Setelah dua hari melakukan pengasapan di jalan protokol dan jalan kampung, Tim Fogging Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Tengah melalui Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) bersama Tim UPTD Puskesmas Bebesen, para Bidan Desa, dan Kepala Dusun setempat melanjutkan upaya membasmi nyamuk pembawa virus demam berdarah pada hari ketiga, Rabu (5/6/2024).

Pada hari ketiga ini, sasaran fogging mencakup kantor pemerintahan dan swasta, Lapas, Asrama Kompi, lorong sempit, rumah warga, dan saluran air/parit di Kampung Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen.

Pengasapan kali ini dilakukan dengan alat manual guna memastikan semua titik rawan terjangkau.

BACA JUGA...  Mangkraknya Tender Pembangunan Gedung Oncology RSUDZA, LPLA: Banyak "Hantunya"

Kasdawati, SKM, Pemegang Program DBD di Dinkes Aceh Tengah, yang didampingi oleh petugas fogging Sabardi, SKM, Tawarmi, serta Jamilah, SKM, dan Riana, S.Keb. Bd dari UPTD Puskesmas Bebesen, menjelaskan bahwa kasus DBD di Kampung Blang Kolak II merupakan yang tertinggi di Kecamatan Bebesen. Langkah cepat dan menyeluruh diambil untuk mencegah peningkatan kasus.

“Melihat kondisi ini, Dinkes Kabupaten Aceh Tengah langsung mengambil langkah-langkah pencegahan dengan melakukan fogging secara merata dan menyeluruh di Kampung Blang Kolak II,” tegas Kasdawati, SKM.

Selama tiga hari berturut-turut, Dinkes Kabupaten Aceh Tengah menurunkan empat petugas, dua dari Puskesmas dan tiga bidan desa dari Kampung Blang Kolak II, serta dukungan dari aparatur kampung dan masyarakat. “Pelaksanaan fogging berjalan lancar berkat kerjasama semua pihak,” tambah Kasdawati.

BACA JUGA...  Dandim 0207/SML : Demi Kepentingan Rakyat,Kerjakan Dengan Ikhlas dan Tulus.!

Kasdawati juga menyampaikan pesan dari Kadis Kesehatan melalui Kabid P2P Mitahuddin, SKM, M.A.P, berterima kasih kepada aparatur pemerintahan kampung dan masyarakat Blang Kolak II atas dukungan dan kerjasamanya.

“Terima kasih kepada seluruh Aparatur Pemerintahan Kampung dan masyarakat Blang Kolak II atas dukungan dan kerjasamanya dalam pelaksanaan fogging ini. Mari kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembangnya penyakit DBD,” ujar Kasdawati.

Ia menekankan pentingnya gotong royong dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) seminggu sekali secara rutin untuk memutus mata rantai penularan. “Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Dengan PSN, kita dapat mencegah jentik nyamuk menjadi nyamuk dewasa,” pungkasnya.(KN/AT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *