Keuchik Lhok Bengkuang Timur Pecat Guru PAUD, Karena Beda Pilihan di Pilciksung

Senin, 26 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Keuchik Lhok Beunkuang Timur di Jalan T. Cut Ali Tapaktuan.(foto/mediaaceh.co.id).

Kantor Keuchik Lhok Beunkuang Timur di Jalan T. Cut Ali Tapaktuan.(foto/mediaaceh.co.id).

TAPAKTUAN (MA) Keuchik Gampong Lhok Bengkuang Timur, Wirli langsung memecat seorang guru fungsional PAUD Al-Hidayah Tapaktuan, Aceh Selatan Asmeati, (43), karena tidak mendukung dia dalam Pilciksung, yang lalu.

Padahal, yang bersangkutan adalah guru PAUD yang terlebih dahulu terdaftar di Dapodik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan.

BACA JUGA...  Terseret Ombak, Rian Fikri Tenggelam Di Laut

Selain itu, figur Asmeati, dikenal sebagai guru yang baik dan profesional. Dia juga merupakan guru PAUD yang telah puluhan tahun dan ikut membesarkan lembaga pendidikan tingkat usia dini itu.

Namun, sebaliknya Keuchik Gampong Lhok Bengkuang Wirli tampaknya, tidak peduli dengan latar belakang itu, sehingga langsung secara serta merta memecat guru yang telah berbakti, di saat orang lain di desa itu tidak mau berbakti tanpa pamrih. Sekarang ini, dana desa sudah banyak sehingga berebut menjadi guru ataupun perangkat gampong.

BACA JUGA...  Studi Banding Ke Sumut, Ini Kata Ketua SPS Aceh 

Menurut keterangan, prosesi pemecatan guru PAUD Asmeati  berlangsung dramatis di depan kalangan dewan guru dan Kepala PAUD Al-Hidayah Gampong Lhok Bengkuang Timur Mahyar Mini.

“Tanpa bahasa yang sopan dan sedikit “menghina” mengatakan bahwa saya sudah diberhentikan dan mulai hari ini (maksudnya hari Kamis tanggal 23 Februari 2024-red) tidak boleh lagi mengajar,” kata Asmeati menirukan ucapan istri Keuchik yang juga Bunda PAUD.

BACA JUGA...  Disdukcapil Bener Meriah Selenggarakan Konsultasi Publik SP dan SOP

Berita Terkait

Buaya Muncul, Warga Resah
Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta
Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:43 WIB

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 September 2026 - 14:34 WIB

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor

Selasa, 8 September 2026 - 07:38 WIB

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB