The Aceh Institusi Dorong Aceh Selatan Secepatnya Lahirkan KTR

Selasa, 6 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma diwakili Asisten 1 Setdakab Aceh Selatan Kamarsyah berpoto besama peserta FGD seusai acara di. Ruang Rapat Kantor Bupati Aceh Jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Selasa, (6/2).(foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma diwakili Asisten 1 Setdakab Aceh Selatan Kamarsyah berpoto besama peserta FGD seusai acara di. Ruang Rapat Kantor Bupati Aceh Jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Selasa, (6/2).(foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) – The Aceh Institute tidak henti-henti mendorong Aceh Selatan  untuk secepatnya  melahirkan regulasi  Kawasan Tanpa Rokok (KTR) baik berupa qanun ataupun peraturan bupati (perbup).

Hal itu disampaikan Manajer  Program Aceh Institute Winni Dian Safitri saat media briefing dengan wartawan di Ruang Data Kantor Bupati Aceh Selatan Jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Selasa, (6/2).

BACA JUGA...  Sekolah Rusak Akibat Gempa Di Pijay, Terus Dibangun

Pada waktu bersamaan, The Aceh Institute juga melaksanakan Forum Diskusi Group (FGD) yang mendiskusikan tentang  dorongan agar Aceh Selatan melahirkan regulasi yang  mengatur tentang rokok atau penerapan (KTR).

Dalam diskusi itu, sepakat bahwa Aceh Selatan harus segera memiliki regulasi, karena selain untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, qanun juga akan menjadi pra-syarat bagi pemerintah daerah untuk membentuk “Kota Layak Anak (KLA)”.

BACA JUGA...  Milad GAM Ke 43 Diwarnai Santunan Anak Yatim

Dalam diskusi, berkembang  bagaimana mencari strategi yang mampu mendorong percepatan lahirnya qanun KTR di Aceh Selatan.

Sebab, qanun KTR yang ditargetkan lahir sebelum Pemilu tahun 2024 ternyata tidak berhasil.

“Kendati ada penjelasan dari Kabag Hukum Setdakab Aceh Selatan bahwa tahun ini tidak ada prolegda umum qanun KTR, tetapi akan kita dorong bisa masuk dalam perubahan dan untuk jangka pendek kita dorong dulu perbaikan perbup yang pernah lahir pada tahun 2013 yang lalu,” kata Winni Dian Safitri seusai acara media briefing.

BACA JUGA...  Selama Pelaksanaan PKA, Anjungan Bener Meriah Setiap Hari Dipadati Pengunjung

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB