Situasi Politik Aceh Selatan :  Antara Sanksi dan Harapan Kembali

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi pihak lain yang bukan “penyetia” tetapi lebih objektif dan rasional, menginginkan agar peran DPRK Aceh Selatan lebih agresif dan berani menciptakan sejarah baru.

Menurut mereka, tanpa langkah extrem, bisa memudarkan  loyalitas birokrasi dalam jangka panjang (paling tidak sampai berakhirnya periodesasi).

Dinas-dinas terkait, misalnya   mungkin akan bersikap ragu-ragu dalam mengeksekusi proyek karena ketidakpastian siapa yang akan memimpin ke depan.

BACA JUGA...  Dari 17 Masjid Gampong di Kecamatan Sawang, Satu Diantaranya Salat Id Pada Hari Jum'at 

Hal ini sering menyebabkan penyerapan anggaran yang lambat dan kualitas pekerjaan infrastruktur yang meragukan.

Saat ini pun, terlihat adanya pengurasan energi pemerintah daerah terhadap fokus hukum yang bersifat sanksi  administrasi yang bisa menyebabkan terjadinya krisis manajemen dan  pengawasan lapangan bagi  proyek infrastruktur menjadi lemah.

Belum lagi soal penanganan banjir dan normalisasi sungai mungkin tetap berjalan namun hanya bersifat darurat (reaktif), bukan solusi permanen jangka panjang.

BACA JUGA...  Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol (Inf) Faiq Fahmi: Sikat Judi Online

Dari sebagian analisis di atas, secara keseluruhan memperlihatkan ketidakstabilan posisi H. Mirwan MS. Bisa jadi antara sanksi  yang lebih berat dan harapan agar H. Mirwan MS kembali adalah dua hal yang “diperebutkan” dan saling mempengaruhi situasi politik di daerah ini.***.

Berita Terkait

Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Berita Terbaru

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB