Situasi Politik Aceh Selatan :  Antara Sanksi dan Harapan Kembali

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi pihak lain yang bukan “penyetia” tetapi lebih objektif dan rasional, menginginkan agar peran DPRK Aceh Selatan lebih agresif dan berani menciptakan sejarah baru.

Menurut mereka, tanpa langkah extrem, bisa memudarkan  loyalitas birokrasi dalam jangka panjang (paling tidak sampai berakhirnya periodesasi).

Dinas-dinas terkait, misalnya   mungkin akan bersikap ragu-ragu dalam mengeksekusi proyek karena ketidakpastian siapa yang akan memimpin ke depan.

BACA JUGA...  Delapan Belas Tahun Damai Aceh dan Secuil Kisah Mantan Prajurit GAM

Hal ini sering menyebabkan penyerapan anggaran yang lambat dan kualitas pekerjaan infrastruktur yang meragukan.

Saat ini pun, terlihat adanya pengurasan energi pemerintah daerah terhadap fokus hukum yang bersifat sanksi  administrasi yang bisa menyebabkan terjadinya krisis manajemen dan  pengawasan lapangan bagi  proyek infrastruktur menjadi lemah.

Belum lagi soal penanganan banjir dan normalisasi sungai mungkin tetap berjalan namun hanya bersifat darurat (reaktif), bukan solusi permanen jangka panjang.

BACA JUGA...  Mari Kita Lawan Korupsi

Dari sebagian analisis di atas, secara keseluruhan memperlihatkan ketidakstabilan posisi H. Mirwan MS. Bisa jadi antara sanksi  yang lebih berat dan harapan agar H. Mirwan MS kembali adalah dua hal yang “diperebutkan” dan saling mempengaruhi situasi politik di daerah ini.***.

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB