Situasi Politik Aceh Selatan :  Antara Sanksi dan Harapan Kembali

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Antara lain, hambatan pada kebijakan strategis dan anggaran yang akan realisasikan di tengah kebutuhan mendesak masyarakat.

Sebagai bupati non-aktif, kewenangan H. Mirwan MS dalam pengambilan keputusan yang krusial menjadi terhenti.

Sedangkan jabatan Pelaksana Tugas (plt) atau penjabat (pj) bupati biasanya memiliki keterbatasan kewenangan dalam menandatangani kebijakan strategis yang bersifat jangka panjang tanpa persetujuan khusus dari Mendagri.

BACA JUGA...  Ketua PPWI Sulut Himbau Masyarakat Stop Hoax Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI

Mengutip beberapa pendapat, bahwa penonaktifan bupati, memunculkan ketidakpastian atas pekerjaan prioritas.

Bisa jadi, proyek-proyek yang sebelumnya menjadi “janji politik” atau prioritas H. Mirwan MS  (seperti infrastruktur di daerah perkebunan atau pelabuhan rakyat) bisa mengalami evaluasi ulang atau bahkan “parkir” karena pemimpin sementara akan lebih fokus pada stabilitas pemerintahan dan penanganan bencana/darurat.

BACA JUGA...  Banjir Aceh dan Ujian Ketegasan Negara

Di bagian lain, munculnya kekhawatiran akan terjadinya putus  komunikasi politik dengan pusat dan provinsi. Sedangkan Aceh Selatan  sangat membutuhkan  dana untuk membiayai infrastrukturnya  di daerah.

Daerah ini, masih  sangat bergantung kepada kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat dan bantuan keuangan dari Provinsi Aceh.

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Safriadi Pimpin KSMI Kota Lhokseumawe

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:56 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB