TAPAKTUAN | MA — Politeknik Aceh Selatan menghadirkan inovasi kerajinan unik berupa rencong berbahan batu marmer yang dikembangkan sebagai cenderamata khas daerah bernilai budaya dan ekonomi.
Rencong merupakan senjata tradisional masyarakat Aceh yang memiliki makna sejarah, kehormatan, dan identitas budaya. Umumnya rencong dibuat dari logam, namun melalui kreativitas mahasiswa, bentuk tradisional tersebut kini diwujudkan dalam material batu marmer, menghasilkan tampilan yang lebih artistik dan elegan.
Humas Politeknik Aceh Selatan, Hasbaini, SPd, MPd, menjelaskan, karya ini lahir dari pembelajaran praktik mahasiswa yang mendorong mengolah potensi lokal sekaligus melestarikan budaya daerah, Senin, (02/02/2026).
“Mahasiswa kami mencoba memadukan kearifan lokal dengan inovasi material. Batu marmer dipilih karena memiliki nilai estetika tinggi, elegan dan tersedia di wilayah Aceh Selatan. Hasilnya bukan senjata, tetapi produk kerajinan yang aman dan bernilai seni,” ujar Hasbaini.
Rencong Batu Aceh Selatan menang API Award pada tahun 2020. Pada Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020, produk cenderamata Rencong Batu dari Aceh Selatan berhasil meraih Juara I kategori Cenderamata Terpopuler. Penghargaan ini diumumkan pada malam pemberian API Award ke-5 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada 20 Mei 2021.



