SEKOLAH TANPA DINDING, BELAJAR TANPA MENYERAH

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Tanpa Dinding, Belajar Tanpa Menyerah.

Sekolah Tanpa Dinding, Belajar Tanpa Menyerah.

PENILAIAN MANUSIAWI, TANPA TEKANAN

DALAM kondisi darurat, asesmen tidak lagi menjadi alat tekanan. Penilaian difokuskan pada; kehadiran, rasa aman, dan kenyamanan peserta didik.

Asesmen dilakukan secara sederhana dan fleksibel, baik formatif maupun sumatif. Sekolah tidak diwajibkan menuntaskan seluruh capaian pembelajaran sebagai syarat kenaikan kelas atau kelulusan.

Kriteria kelulusan ditetapkan oleh sekolah masing-masing, dengan bentuk asesmen yang bisa kelulusan; portofolio, penugasan, tes tertulis sederhana, atau kegiatan lain yang relevan. Tidak ada kewajiban menyelenggarakan ujian khusus.

DISPENSASI SEBAGAI BENTUK KEMANUSIAAN

BACA JUGA...  Syafie Menang Telak, Perangkat Harus Diinterview

DINAS Pendidikan juga secara eksplisit membuka ruang dispensasi luas bagi peserta didik terdampak, antara lain; dispensasi kehadiran,

toleransi keterlambatan tugas tanpa sanksi, penyesuaian metode belajar bagi anak yang trauma atau sakit, pendekatan khusus bagi anak yang kehilangan keluarga, rumah, atau perlengkapan sekolah.

Sekolah diminta mengedepankan pendekatan empatik, bukan administratif.

PERAN PENGAWAS DAN HARAPAN NEGARA

BACA JUGA...  Adab Dulu Baru Ilmu

DALAM kebijakan tersebut, pengawas sekolah dan penilik diarahkan melakukan pendampingan secara persuasif dan solutif, bukan represif. Sekolah juga diminta aktif mendata kondisi siswa dan sarana prasarana sebagai dasar pemulihan pendidikan.

Berita Terkait

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Aceh dan Janji yang Belum Tuntas
Menjemput Hak Warga di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:50 WIB

OPINI

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:07 WIB

PEMERINTAHAN

Bank Aceh Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 07:47 WIB

KESEHATAN

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:47 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB