SAAT JAC–STR MENEMBUS SUNYI PENGUNGSIAN SEKUMUR

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saat JAC dan STR Menembus Sekat Pungsi di Sekumur.

Saat JAC dan STR Menembus Sekat Pungsi di Sekumur.

TANPA menunggu lama, para dokter membuka praktik dadakan. Tikar digelar. Alat-alat medis sederhana dikeluarkan. Warga mengantre dengan tertib.

Keluhan bermunculan: infeksi kulit akibat lumpur, demam berkepanjangan, batuk, diare, hingga tekanan darah tinggi pada lansia. Anak-anak tampak lemah, sebagian mengalami gatal-gatal dan luka yang tak kunjung sembuh.

Bagi warga Sekumur, kehadiran dokter bukan sekadar pengobatan. Ia adalah pengakuan bahwa mereka tidak dilupakan.

BACA JUGA...  Pante Bidari Gelap, Warga Bertahan Lapar

Salah seorang ibu pengungsi memeluk anaknya erat usai diperiksa. “Sudah lama tidak ada dokter masuk ke sini,” ujarnya lirih.

LEBIH DARI SEKADAR AKSI SOSIAL

APA yang dilakukan JAC, STR, dan IDI Junior Jakarta membuka satu fakta penting: ketika negara lambat menjangkau wilayah ekstrem pascabencana, solidaritas warga sipil menjadi penopang utama kehidupan.

BACA JUGA...  Sertifikat Tanah ‘Mangkir’ Penyaluran CSR ‘Terdegradasi’ PEP Rantau Field Terima Rapor Merah

Namun di balik kisah heroik ini, tersimpan pertanyaan investigatif yang lebih besar; sampai kapan kampung-kampung seperti Sekumur harus bergantung pada relawan?

Akses jalan yang terputus, layanan kesehatan yang minim, serta dampak bencana ekologis berulang menunjukkan bahwa penanganan pascabencana belum menyentuh akar persoalan. Bencana bukan sekadar peristiwa alam, tetapi akumulasi dari kerusakan lingkungan dan tata kelola wilayah hulu.

BACA JUGA...  HUNTARA YANG BELUM MENJADI HUNIAN

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

NANGGROE

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:44 WIB

RAGAM BERITA

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:38 WIB

PENDIDIKAN

PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:30 WIB