Puncak Grapella: Wisata Alam dan Nuansa Mistis di Aceh Selatan yang Memukau Hati

Jumat, 15 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mediaaceh.co.id – ACEH Selatan bukan hanya tentang pantai dan lautan yang membiru, tetapi juga menyimpan destinasi wisata alam yang penuh pesona dan cerita mistis yang mendebarkan. Salah satu destinasi yang sedang naik daun adalah Puncak Grapella, sebuah bukit yang berada di Desa Panton Luas, Kecamatan Samadua. Wisata ini menjadi magnet bagi para pelancong yang mencari perpaduan sempurna antara keindahan alam, ketenangan, dan nuansa mistis yang kental, menjadikannya tempat yang menarik dan menantang untuk dijelajahi.

BACA JUGA...  Expo Pemuda Kreatif Aceh, Spektakuler!

Nama “Grapella” ternyata bukan sekadar nama tanpa makna. Kata ini merupakan singkatan dari “Gerakan Perubahan Lahan,” yang menggambarkan upaya besar masyarakat untuk menyulap lahan gundul yang dulunya dianggap tak produktif menjadi kawasan wisata yang menawan. Berkat kepedulian warga sekitar, kawasan ini ditanami rerumputan hijau dan perkebunan serai wangi, yang sekarang menjadi ciri khas Puncak Grapella. Perkebunan serai wangi tak hanya memperindah pemandangan, tetapi juga memberikan aroma yang khas dan menenangkan saat pengunjung tiba di puncak.

BACA JUGA...  Penguatan Kepemimpinan Baru, Bank Aceh Syariah Siap Percepat Transformasi dan Dukung Ekonomi Aceh

Perubahan ini menunjukkan betapa besar tekad masyarakat dalam melestarikan alam sekaligus memanfaatkan potensi lokal. Dulu, bukit ini hanya sekadar lahan tandus, namun berkat usaha kolektif dan rasa kepedulian lingkungan, kini ia berdiri sebagai objek wisata yang mengundang decak kagum. Grapella adalah bukti nyata bahwa transformasi positif bisa dilakukan dengan semangat kebersamaan.

BACA JUGA...  Sebaiknya KNPI Aceh Singkil Berada Ditangan Yang Muda dan Berani

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Tgk Agam saat konferensi pers terkait tudingan kekerasan

HUKOM

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:25 WIB

PEMERINTAHAN

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:00 WIB

PEMERINTAHAN

DPR Setujui RUU Reforma Agraria

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:53 WIB